IndonesiaBuzz: Cilacap, 31 Juli 2025 – Satreskrim Polresta Cilacap berhasil mengungkap kasus tawuran antar geng pemuda yang menyebabkan satu korban jiwa. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (26/7/2025) dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB di Jalan Veteran, Kelurahan Tambakreja, Kecamatan Cilacap Selatan.
Korban, AJ (25), seorang nelayan lokal, meninggal dunia akibat luka tusuk senjata tajam yang menembus jantung. Hasil autopsi yang dilakukan oleh pihak rumah sakit memastikan bahwa luka tersebut adalah penyebab kematian.
Menurut Wakapolresta Cilacap, AKBP Rudi Saeful Hadi, tawuran tersebut melibatkan dua kelompok geng, yakni Serigala Malam dan HTF, yang sebelumnya terlibat saling tantang di media sosial.
“Mereka memiliki admin masing-masing dan sepakat untuk bertarung. Ini adalah aksi yang sangat terorganisir,” ujar AKBP Rudi dalam keterangan resminya, Kamis (31/7/25).
Pada saat kejadian, AJ sempat melawan dua anggota HTF. Namun, ketika ia kalah, anggota HTF lainnya datang untuk menyerang balik. AJ yang saat itu sendirian, akhirnya menjadi sasaran pengeroyokan menggunakan senjata tajam, seperti celurit dan parang.
Polisi telah menetapkan empat tersangka, yakni RAR (21), RZR (19), FJ (18), serta satu pelaku yang masih di bawah umur. Mereka dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dan UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 terkait kepemilikan senjata tajam. Para pelaku terancam hukuman penjara hingga 12 tahun.
Barang bukti yang diamankan oleh polisi meliputi 10 celurit, 1 parang, 4 sepeda motor, dan 1 airsoft gun. AKBP Rudi menegaskan bahwa airsoft gun tersebut bukan senjata api, dan tidak ditemukan luka tembak pada tubuh korban.
Sebagai langkah antisipatif, Polresta Cilacap akan meningkatkan patroli malam di daerah rawan dan menjalin kerja sama dengan sekolah-sekolah, tokoh masyarakat, serta kelurahan setempat untuk memberikan edukasi kepada remaja mengenai bahaya kekerasan. Selain itu, pengawasan terhadap penggunaan media sosial di kalangan remaja juga akan diperketat.
“Pencegahan harus dimulai dari lingkungan sekitar. Kami berkomitmen untuk menindak tegas pelaku kekerasan dan mengajak masyarakat untuk ikut menjaga keamanan wilayah,” tegas AKBP Rudi.







