IndonesiaBuzz: Ngawi, 14 Juni 2026 – Persinga Ngawi semakin menunjukkan keseriusannya dalam perburuan tiket menuju kasta yang lebih tinggi sepak bola nasional. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Ketonggo, Sabtu (13/6/26), Laskar Ketonggo sukses menundukkan Porsiba Bukit Asam dengan skor 2-0 pada laga kedua Grup V babak 32 besar Liga 4 Nasional.
Kemenangan tersebut bukan sekadar menambah koleksi poin, melainkan juga memastikan Persinga melangkah ke babak 16 besar setelah meraih dua kemenangan beruntun di fase grup.
Penyerang Persinga, Dimas Galih, menjadi bintang lapangan melalui dua gol yang dicetaknya pada laga tersebut. Gol pertama lahir pada babak pertama melalui skema serangan cepat yang langsung mengubah jalannya pertandingan. Sementara gol kedua tercipta menjelang laga berakhir untuk memastikan tiga poin tetap berada di Ngawi.
Sejak menit awal, Persinga tampil penuh percaya diri dengan dukungan ribuan suporter yang memadati Stadion Ketonggo. Tim asuhan Slamet Riyadi langsung mengambil inisiatif serangan dan menekan pertahanan Porsiba dari berbagai sisi lapangan.
Gol cepat yang dicetak Dimas Galih membuat tim tamu asal Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, kesulitan mengembangkan permainan. Meski demikian, Porsiba tidak menyerah begitu saja dan perlahan mulai menemukan ritme permainan setelah mampu keluar dari tekanan awal.
Memasuki babak kedua, pertandingan berjalan lebih terbuka. Porsiba bahkan beberapa kali mendominasi penguasaan bola dan menciptakan peluang berbahaya yang mengancam gawang Persinga.
Namun kokohnya lini belakang tuan rumah menjadi tembok yang sulit ditembus. Di bawah mistar, kiper Fahmi Idris tampil gemilang dengan sejumlah penyelamatan krusial yang menjaga keunggulan Persinga tetap aman hingga peluit panjang dibunyikan.
Penampilan impresif Fahmi menjadi salah satu faktor penting keberhasilan Persinga meraih kemenangan sekaligus mencatatkan clean sheet. Ketika tekanan Porsiba meningkat pada pertengahan hingga akhir babak kedua, penjaga gawang tersebut mampu tampil tenang dan menggagalkan berbagai peluang lawan.
Pelatih Persinga Ngawi, Slamet Riyadi, menyambut hasil tersebut dengan penuh rasa syukur. Ia menilai kemenangan kali ini memiliki nilai lebih karena diraih di tengah keterbatasan skuad yang sedang dihadapi timnya.
“Alhamdulillah hari ini kami kembali mendapatkan tiga poin dan otomatis lolos ke babak 16 besar. Itu yang paling penting,” ujar Slamet dalam konferensi pers usai pertandingan.
Menurutnya, kondisi tim belum sepenuhnya ideal. Beberapa pemain mengalami kelelahan, sementara kedalaman skuad berkurang akibat absennya sejumlah pemain inti setelah insiden dan akumulasi kartu pada pertandingan sebelumnya.
“Akibat insiden kemarin, kedalaman skuad kami jadi terbatas. Bahkan striker kami sebelumnya terkena akumulasi kartu, sehingga pemain yang bukan posisi aslinya harus kami pasang di lini depan. Syukurnya tetap bisa mencetak dua gol,” ungkapnya.
Meski demikian, Slamet mengapresiasi semangat juang para pemain yang mampu menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan dan menutup laga tanpa kebobolan.
“Secara fisik memang sedikit menurun karena pilihan pemain tidak banyak. Tapi yang penting kami tetap menang dan clean sheet,” katanya.
Di kubu lawan, pelatih Porsiba Bukit Asam, Wijay, mengakui timnya sempat kehilangan fokus setelah kebobolan pada awal pertandingan. Namun ia menilai para pemain mampu bangkit dan memberikan perlawanan yang cukup menyulitkan Persinga.
“Di awal pertandingan pemain kami sedikit panik setelah kebobolan cepat. Setelah itu mereka mencoba bangkit dan melawan tekanan dari Persinga yang bermain cukup agresif,” ujarnya.
Mantan pemain Sriwijaya FC tersebut juga menilai faktor kelelahan masih menjadi kendala utama yang memengaruhi performa timnya dalam pertandingan tersebut.
“Pemain sudah berusaha maksimal. Kami akui memang ada faktor kelelahan dan itu menjadi pekerjaan rumah kami untuk pertandingan berikutnya,” katanya.
Terkait keputusan wasit yang menganulir satu gol Porsiba karena dianggap berada dalam posisi offside, Wijay memilih tidak memperpanjang polemik. Ia menegaskan fokus tim saat ini adalah mempersiapkan diri menghadapi laga berikutnya.
“Kalau soal wasit, biar semua menilai sendiri. Saya tidak ingin mengomentari. Mungkin suasana pertandingan bisa berbeda kalau gol itu disahkan, tapi kami tetap menerima hasil ini dan fokus ke pertandingan selanjutnya,” tegasnya.
Hasil ini menempatkan Persinga Ngawi sebagai salah satu tim yang lebih dulu memastikan tempat di babak 16 besar Liga 4 Nasional. Meski demikian, perjalanan Laskar Ketonggo di fase grup belum berakhir.
Persinga masih akan menjalani satu pertandingan terakhir Grup V menghadapi Persipani Papua pada Selasa (16/6/2026). Laga tersebut menjadi kesempatan bagi wakil Jawa Timur itu untuk mengamankan posisi terbaik di klasemen sekaligus menjaga momentum positif sebelum memasuki fase gugur yang akan menjadi penentu langkah mereka menuju level kompetisi yang lebih tinggi. (Esaputra /Koresponden Ngawi)







