IndonesiaBuzz: Ngawi, 29 Juni 2026 – Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kabupaten Ngawi kembali menunjukkan perkembangan positif dalam pembinaan atlet muda. Berlaga pada UTP Boxing Fest 2026 yang berlangsung di GOR UTP Solo, Minggu (28/6/26), kontingen Ngawi sukses membawa pulang 16 medali, terdiri atas 10 medali emas dan 6 medali perak.
Prestasi tersebut diraih dari 20 atlet yang diturunkan, dengan mayoritas petinju masih berstatus pelajar. Capaian itu tidak hanya menjadi indikator keberhasilan pembinaan di tingkat daerah, tetapi juga memperkuat optimisme menghadapi agenda olahraga yang lebih kompetitif, seperti Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) 2026 dan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.
Pelatih Pertina Kabupaten Ngawi, Didit Koko Nugroho, mengatakan keikutsertaan para atlet muda dalam kejuaraan di Solo merupakan bagian dari strategi pembinaan jangka panjang yang menitikberatkan pada peningkatan pengalaman bertanding.
Menurutnya, jam terbang di arena kompetisi menjadi faktor penting dalam membentuk mental, kepercayaan diri, serta kemampuan teknis atlet ketika menghadapi kejuaraan yang lebih besar.
“Di kejuaraan Solo ini memang kami maksimalkan untuk menambah pengalaman bertanding bagi anak-anak yang akan turun di Popda. Karena itu kami sengaja menurunkan atlet-atlet yang masih pelajar. Ya bersyukur, hasilnya mereka mampu meraih 10 medali emas dan 6 medali perak,” ujar Didit saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.
Ia menambahkan, Pertina Ngawi akan terus mendorong para atlet mengikuti berbagai kejuaraan sebagai bagian dari proses pembentukan karakter bertanding dan peningkatan kualitas teknik.
Keberhasilan meraih 16 medali mendapat apresiasi dari Ketua Pertina Kabupaten Ngawi, Moh. Sodiq Triwidyanto. Menurutnya, hasil tersebut menjadi bukti bahwa sistem pembinaan yang dijalankan selama ini mulai menghasilkan atlet-atlet potensial yang mampu bersaing di level regional.
“Selamat kepada seluruh atlet dan pelatih yang telah berhasil mengharumkan nama Kabupaten Ngawi. Dari 20 atlet yang diturunkan mampu meraih 10 medali emas dan 6 medali perak. Ini tentu menjadi prestasi yang sangat membanggakan,” katanya.
Sodiq, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Ngawi, menilai keberhasilan tersebut harus menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas latihan, bukan menjadi alasan untuk cepat berpuas diri.
Ia mengingatkan bahwa tantangan berikutnya jauh lebih berat, mengingat para atlet akan menghadapi persaingan pada ajang Popda, Porprov, hingga Pekan Olahraga Nasional (PON).
“Saya berpesan kepada atlet yang sudah meraih juara agar tidak cepat puas. Jadikan prestasi ini sebagai motivasi untuk lebih giat berlatih dan meraih prestasi di ajang yang lebih besar seperti Popda, Porprov hingga PON. Bagi yang belum berhasil menjadi juara, jangan menyerah. Tetap semangat, terus berlatih, dan tingkatkan kemampuan agar kesempatan berikutnya bisa meraih hasil yang lebih baik,” pesannya
Keputusan Pertina Ngawi menurunkan mayoritas atlet pelajar pada UTP Boxing Fest 2026 menunjukkan orientasi pembinaan yang berfokus pada investasi prestasi jangka panjang. Selain mengejar hasil kompetisi, kejuaraan dimanfaatkan sebagai sarana membangun pengalaman bertanding sejak usia dini.
Pendekatan tersebut dinilai penting mengingat prestasi di cabang olahraga tinju tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknik, tetapi juga kematangan mental, penguasaan strategi, serta pengalaman menghadapi berbagai karakter lawan.
Dengan koleksi 10 medali emas dan 6 medali perak, Pertina Ngawi membawa pulang lebih dari sekadar gelar juara. Hasil tersebut menjadi sinyal positif bahwa regenerasi atlet tinju di Kabupaten Ngawi terus berjalan dan memiliki potensi untuk bersaing pada level yang lebih tinggi.
Apabila pola pembinaan yang berkelanjutan, intensitas latihan, serta kesempatan mengikuti berbagai turnamen terus dipertahankan, para petinju muda Ngawi berpeluang menjadi tulang punggung daerah pada Popda 2026, Porprov Jawa Timur 2027, hingga menembus panggung olahraga nasional pada masa mendatang. (Esaputra /Koresponden Ngawi).







