IndonesiaBuzz: Wonogiri, 29 Juni 2026 – Ratusan jamaah memadati Pondok Pesantren Nurul Iman Sidoharjo, Lingkungan Jarum RT 04/RW 01, Kelurahan Kayuloko, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri, Minggu (28/6/26) malam. Pengajian Akbar yang dirangkai dengan santunan bagi anak yatim dan kaum dhuafa itu digelar dalam rangka mengenang Haul Romo KH Mahfudz Hakiem, KH Warsino, dan KH Qosim Wahib.
Sekitar 300 jamaah menghadiri kegiatan yang berlangsung sejak pukul 19.30 WIB. Acara tersebut dihadiri Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, Camat Sidoharjo Tri Wiyatmoko, Wakil Ketua Tahfidziyah Ponorogo KH Sugeng Al Wahid sebagai penceramah, unsur Forkopimcam, tokoh masyarakat, orang tua santri, serta warga sekitar.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan tausiah, menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan Ketua Panitia Sutarno, sambutan Camat Sidoharjo, sambutan Bupati Wonogiri, pengajian inti oleh KH Sugeng Al Wahid, dan ditutup dengan doa bersama.
Momentum haul tidak hanya menjadi tradisi mengenang jasa para ulama yang telah berjasa dalam syiar Islam, tetapi juga menjadi ruang memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian sosial, serta mempererat hubungan antarmasyarakat melalui kegiatan keagamaan dan santunan kepada kelompok yang membutuhkan.
Dalam pelaksanaannya, pengamanan dilakukan secara terpadu oleh personel Polsek Sidoharjo bersama Koramil 17 Sidoharjo. Kapolsek Sidoharjo IPTU Suyoto, turun langsung melakukan pengawasan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, menegaskan bahwa Polres Wonogiri berkomitmen mendukung setiap kegiatan keagamaan yang mampu memperkuat persaudaraan dan menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat.
“Pengamanan kami laksanakan agar seluruh rangkaian kegiatan ibadah dan santunan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, panitia, serta masyarakat menjadi kunci terciptanya situasi kamtibmas yang tetap terjaga,” ujar AKP Anom Prabowo.
Menurutnya, kolaborasi lintas elemen dalam setiap kegiatan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan keamanan yang kondusif sekaligus memberikan rasa nyaman bagi masyarakat untuk menjalankan aktivitas keagamaan.
Hingga seluruh rangkaian acara berakhir, situasi di Pondok Pesantren Nurul Iman Sidoharjo berlangsung aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan keamanan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi cerminan kuatnya sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama, dan masyarakat dalam menjaga kerukunan serta memperkuat nilai-nilai keagamaan di Kabupaten Wonogiri. (@Yudi S/Koresponden Wonogiri).







