Friday, August 7, 2026
POJOK MILENIAL
Indonesiabuzz.com
  • Terbaru
  • Terpopuler
  • Topik Pilihan
No Result
View All Result
Indonesiabuzz.com
No Result
View All Result
Home News

Pemkab Ngawi Revitalisasi Kepatihan Berusia Hampir Dua Abad, Fokus Pulihkan Keaslian Bangunan Cagar Budaya

by Yudi
August 7, 2026
Reading Time: 3 mins read
Pemkab Ngawi Revitalisasi Kepatihan Berusia Hampir Dua Abad, Fokus Pulihkan Keaslian Bangunan Cagar Budaya

Kepala Bidang Tata Bangunan dan Bina Konstruksi Dinas PUPR Kabupaten Ngawi, Yesi Widyarti. (foto: Esaputra /Ngawi).

IndonesiaBuzz: Ngawi, 7 Agustus 2026 – Pemerintah Kabupaten Ngawi mulai merealisasikan revitalisasi bangunan cagar budaya Kepatihan Ngawi di Jalan Patiunus, Kelurahan Ketanggi, Kecamatan Ngawi. Proyek rehabilitasi senilai sekitar Rp1,5 miliar tersebut menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam melestarikan salah satu warisan sejarah yang telah menjadi bagian penting perjalanan pemerintahan Kabupaten Ngawi sejak abad ke-19.

Revitalisasi yang dikerjakan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Ngawi itu telah memasuki tahap awal berupa pembongkaran sebagian atap dan dinding rumah induk. Pekerjaan dilaksanakan menggunakan anggaran APBD Kabupaten Ngawi Tahun 2026 dengan masa kontrak mulai 27 Juli hingga 24 Desember 2026.

Kepala Bidang Tata Bangunan dan Bina Konstruksi Dinas PUPR Kabupaten Ngawi, Yesi Widyarti, menjelaskan rehabilitasi difokuskan pada rumah induk Kepatihan tanpa mengubah karakter asli bangunan yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya.

“Yang ditangani khusus rumah induknya saja. Pekerjaan meliputi perbaikan atap, dinding, lantai, dan plafon. Namun seluruh proses tetap mempertahankan ciri khas bangunan aslinya,” ujarnya, Kamis (6/8/26).

BeritaTerkait

Febrie Adriansyah Jalani Pemeriksaan Sebagai Tersangka Dugaan TPPU di Kejagung

Mobil Terbakar di SPBU Bulukerto, Respons Cepat Polisi dan Warga Cegah Api Meluas

Menurut Yesi, kondisi bangunan saat ini mengalami kerusakan cukup berat. Sejumlah rangka atap telah lapuk, sementara beberapa bagian dinding mengalami kemiringan karena bangunan berusia hampir dua abad tersebut tidak menggunakan struktur beton modern.

Untuk menjaga nilai historisnya, PUPR menerapkan prinsip konservasi dalam setiap tahapan pekerjaan. Material lama yang masih layak akan dipertahankan, sedangkan bagian yang rusak diganti menggunakan material yang sama atau semirip mungkin dengan material asli.

“Secara visual bentuk bangunan akan dikembalikan seperti kondisi awal. Bangunan-bangunan tambahan yang muncul kemudian, seperti kamar mandi tambahan di sisi bangunan, akan dihilangkan agar kembali sesuai bentuk aslinya,” jelas Yesi.

Ia menegaskan, rehabilitasi bangunan cagar budaya memiliki pendekatan berbeda dengan pembangunan gedung pada umumnya. Tujuan utama pekerjaan bukan memperbarui tampilan bangunan menjadi lebih modern, melainkan mengembalikan kondisinya sedekat mungkin dengan bentuk ketika pertama kali dibangun.

“Rehabilitasi cagar budaya bukan membuat bangunan menjadi lebih mewah atau modern, tetapi mengembalikan kondisinya sedekat mungkin dengan bentuk aslinya saat pertama kali dibangun,” katanya.

Dalam proses perencanaan hingga pelaksanaan, Dinas PUPR melibatkan tenaga ahli cagar budaya yang berpengalaman menangani konservasi bangunan bersejarah, termasuk pernah terlibat dalam pelestarian kawasan Trowulan. Keterlibatan tenaga ahli tersebut bertujuan memastikan seluruh pekerjaan tetap mengacu pada kaidah pelestarian cagar budaya.

Hingga saat ini, pelaksanaan rehabilitasi dilaporkan berjalan sesuai rencana tanpa kendala berarti. Proyek dikerjakan oleh CV Abra Sampatti sebagai kontraktor pelaksana dengan pengawasan CV Graha Citra Selaras. Meski masa kontrak berakhir pada 24 Desember 2026, PUPR menargetkan pekerjaan dapat diselesaikan lebih awal guna mengantisipasi proses administrasi pencairan anggaran di penghujung tahun.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Ngawi juga berencana melanjutkan penataan kawasan Kepatihan melalui dukungan pendanaan pemerintah pusat. Tahap awal revitalisasi saat ini diprioritaskan pada penyelamatan rumah induk sebagai bagian paling penting dari kompleks bangunan bersejarah tersebut.

Kepatihan Ngawi berdiri di atas lahan seluas sekitar 2,1 hektare milik Pemerintah Kabupaten Ngawi. Bangunan bergaya joglo tradisional yang diperkirakan dibangun sekitar tahun 1839 pada masa Patih Pringgokusumo itu menjadi salah satu saksi perjalanan pemerintahan di Ngawi. Selain memiliki nilai sejarah tinggi, kawasan Kepatihan kini juga dimanfaatkan sebagai ruang penyelenggaraan kegiatan seni, budaya, serta berbagai aktivitas pelestarian warisan budaya daerah. (Esaputra /Koresponden Ngawi).

Tags: Cagar BudayaKepatihanPemkab NgawiPUPRPUPR Kabupaten NgawiRevitalisasi
Share221SendScan

Trending

Febrie Adriansyah Jalani Pemeriksaan Sebagai Tersangka Dugaan TPPU di Kejagung
News

Febrie Adriansyah Jalani Pemeriksaan Sebagai Tersangka Dugaan TPPU di Kejagung

57 minutes ago
Pemkab Ngawi Revitalisasi Kepatihan Berusia Hampir Dua Abad, Fokus Pulihkan Keaslian Bangunan Cagar Budaya
News

Pemkab Ngawi Revitalisasi Kepatihan Berusia Hampir Dua Abad, Fokus Pulihkan Keaslian Bangunan Cagar Budaya

2 hours ago
Mobil Terbakar di SPBU Bulukerto, Respons Cepat Polisi dan Warga Cegah Api Meluas
News

Mobil Terbakar di SPBU Bulukerto, Respons Cepat Polisi dan Warga Cegah Api Meluas

2 hours ago
Auto Draft
News

LSM Walidasa Minta Target Sampah 30 Persen Jadi Kewajiban RT

17 hours ago
Pemkab Madiun Perkuat Kepastian Hukum Tukar Menukar TKD Ngampel
News

Pemkab Madiun Perkuat Kepastian Hukum Tukar Menukar TKD Ngampel

17 hours ago
Indonesiabuzz.com

TERBARU

Febrie Adriansyah Jalani Pemeriksaan Sebagai Tersangka Dugaan TPPU di Kejagung

Febrie Adriansyah Jalani Pemeriksaan Sebagai Tersangka Dugaan TPPU di Kejagung

August 7, 2026
Pemkab Ngawi Revitalisasi Kepatihan Berusia Hampir Dua Abad, Fokus Pulihkan Keaslian Bangunan Cagar Budaya

Pemkab Ngawi Revitalisasi Kepatihan Berusia Hampir Dua Abad, Fokus Pulihkan Keaslian Bangunan Cagar Budaya

August 7, 2026

TERPOPULER

PDI Perjuangan Ngawi Perkuat Konsolidasi Hingga Tingkat Ranting, Siapkan Mesin Partai Hadapi Pemilu

Lupa Matikan Kompor, Rumah Warga Ngawi Terbakar, Kerugian Mencapai Puluhan Juta Rupiah

Bupati Ngawi Lantik 228 PNS Baru, Dorong Talenta Muda Perkuat Reformasi Birokrasi

Pemkab Ngawi Revitalisasi Kepatihan Berusia Hampir Dua Abad, Fokus Pulihkan Keaslian Bangunan Cagar Budaya

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Sitemap

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Buzz
  • Halo Indonesia
  • News
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Kemasyarakatan
  • Tokoh
  • Entertainment
    • Hiburan
    • Selebritis
  • Humaniora
    • Budaya
    • Historia
    • Sastra
    • Inspirasi
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Finansial
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Relationship
    • Sport
    • Teknologi
    • Wanita
  • Sudut Pandang
    • Celoteh
    • Kata Pakar
    • Opini
  • Travel & Staycation
  • Pojok Milenial
  • Foto

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In