Indonesiabauzz: Ngawi, 12 September 2026 – Warga di sekitar aliran Sungai Bengawan Solo, Dusun Cupo, Desa Grudo, Kecamatan/Kabupaten Ngawi, dikejutkan dengan penemuan seorang perempuan dalam kondisi meninggal dunia, Sabtu (12/9/26) pagi.
Korban diketahui bernama Endah Purwaningrum (54), warga Dusun Cupo, Desa Grudo, Ngawi. Jasad korban ditemukan sekitar pukul 06.30 WIB setelah sebelumnya keluarga melakukan pencarian karena korban tidak kunjung pulang ke rumah.
Peristiwa bermula pada Jumat (11/9/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Endah yang diketahui bekerja sebagai pegawai Kelurahan Ketanggi Ngawi meninggalkan kantor dengan alasan hendak menemui seorang teman.
Namun, hingga sore hari, korban tidak kunjung kembali. Suami korban kemudian menghubungi Kepala Kelurahan Ketanggi untuk menanyakan keberadaan istrinya.
Keluarga bersama anak korban selanjutnya melakukan pencarian. Mereka mendatangi rumah orang tua korban di Dusun Cupo hingga sejumlah rumah teman korban. Namun, keberadaan Endah belum diketahui.
Petunjuk kemudian muncul setelah seorang warga, Susiana, mendapat informasi mengenai sepeda motor milik korban yang masih terparkir di samping rumah seorang warga.
Berdasarkan keterangan pemilik rumah, korban diketahui memarkir sepeda motornya di lokasi tersebut pada Jumat sekitar pukul 10.00 WIB. Korban kemudian terlihat berjalan kaki menuju arah sungai.
Sepeda motor tersebut masih berada di lokasi hingga malam hari. Merasa curiga, Susiana memotret kendaraan tersebut dan melaporkannya kepada ketua RT setempat.
Informasi itu kemudian mendorong keluarga bersama warga melakukan pencarian di sekitar aliran Bengawan Solo.
Saat menyisir kawasan sekitar sungai, warga menemukan sepasang sandal berwarna hitam yang diduga milik korban. Pencarian kemudian dilanjutkan ke bagian bawah sekitar aliran sungai.
Tak lama berselang, warga menemukan korban dalam posisi tengkurap dan sudah dalam kondisi meninggal dunia. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada Polsek Ngawi Kota untuk penanganan lebih lanjut.
Kapolsek Ngawi Kota AKP Jais Bintoro membenarkan adanya kejadian tersebut. Polisi telah mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Kami mendapat laporan dari warga langsung ke lokasi kejadian, untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Untuk penyebabnya, korban diduga depresi dan menjeburkan diri ke Sungai Bengawan Solo,” kata Jais.
Meski demikian, polisi masih mendalami penyebab dan rangkaian kejadian yang menyebabkan korban meninggal dunia. Dugaan korban sengaja masuk ke sungai masih merupakan dugaan awal dan belum menjadi kesimpulan akhir.
Berdasarkan identitas yang dihimpun, korban merupakan warga Dusun Cupo RT 01/RW 01, Desa Grudo, Kecamatan/Kabupaten Ngawi, dan berdomisili di wilayah Kelurahan Karangtengah, Ngawi.
Hingga berita ini ditulis, kepastian mengenai penyebab kematian korban masih menunggu hasil pemeriksaan dan penyelidikan pihak kepolisian.
Peristiwa tersebut menyisakan duka bagi keluarga dan warga sekitar yang sejak Jumat melakukan pencarian hingga akhirnya menemukan korban di sekitar aliran Sungai Bengawan Solo. (Esaputra /Koresponden Ngawi).







