Sunday, August 9, 2026
POJOK MILENIAL
Indonesiabuzz.com
  • Terbaru
  • Terpopuler
  • Topik Pilihan
No Result
View All Result
Indonesiabuzz.com
No Result
View All Result
Home News

Tinggalkan Gawai Sejenak, Ratusan Pelajar Ngawi Semarakkan Festival Olahraga Tradisional 2026

by Yudi
June 14, 2026
Reading Time: 3 mins read
Tinggalkan Gawai Sejenak, Ratusan Pelajar Ngawi Semarakkan Festival Olahraga Tradisional 2026

Ratusan pelajar tingkat sekolah dasar dan sekolah menengah pertama dari berbagai wilayah di Kabupaten Ngawi dalam keseruan permainan tradisional yang sarat nilai kebersamaan, sportivitas, dan pendidikan karakter, di Alun-Alun Merdeka Ngawi pada Minggu pagi (14/6/26) siang. (foto:Esaputra /Ngawi)

IndonesiaBuzz: Ngawi, 14 Juni 2026 – Pemandangan berbeda tersaji di Alun-Alun Merdeka Ngawi pada Minggu pagi (14/6/2026). Di tengah era digital yang membuat anak-anak akrab dengan layar telepon genggam, ratusan pelajar tingkat sekolah dasar dan sekolah menengah pertama dari berbagai wilayah di Kabupaten Ngawi justru larut dalam keseruan permainan tradisional yang sarat nilai kebersamaan, sportivitas, dan pendidikan karakter.

Sorak sorai peserta menggema di sepanjang arena Festival Olahraga Tradisional 2026. Anak-anak tampak antusias mengikuti berbagai perlombaan seperti balap egrang, terompah panjang, hingga hadang atau gobak sodor. Gelak tawa dan semangat kompetisi yang sehat menjadi warna tersendiri dalam kegiatan yang digelar di ruang terbuka tersebut.

Festival ini merupakan hasil kolaborasi antara Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Ngawi bersama Pemerintah Kabupaten Ngawi dalam upaya melestarikan warisan budaya olahraga tradisional sekaligus membangun karakter generasi muda di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa festival olahraga tradisional tidak sekadar menjadi ajang permainan, melainkan juga media pembelajaran karakter bagi anak-anak.

BeritaTerkait

KPK Geledah Tiga Lokasi di Bengkulu dan Rejang Lebong, Sita Dokumen serta Barang Elektronik

Ribuan Warga Padati Festival Ayam Panggang Ledok Kulon, 1.500 Potong Ayam Dibakar Bersama

Menurut pria yang akrab disapa Antok itu, setiap permainan tradisional menyimpan nilai-nilai filosofis yang relevan untuk kehidupan sosial masyarakat, mulai dari gotong royong, kerja sama, kedisiplinan, hingga sikap saling membantu.

“Pemerintah daerah bersinergi dengan KORMI Kabupaten Ngawi untuk terus melestarikan, membudayakan, dan mentradisikan berbagai olahraga tradisional yang sifatnya rekreatif. Anak-anak menjadi sehat, sekaligus belajar tentang kerja sama, gotong royong, dan nilai kebersamaan,” ujar Antok.

Ia menjelaskan, permainan seperti egrang maupun gobak sodor mengajarkan peserta tentang pentingnya koordinasi, strategi, dan kekompakan tim. Nilai-nilai tersebut dinilai mampu membentuk karakter positif sejak usia dini, terutama di tengah tantangan perkembangan teknologi yang kerap mengurangi interaksi sosial anak-anak.

Menurut Antok, Pemerintah Kabupaten Ngawi berkomitmen menjadikan festival olahraga tradisional sebagai agenda rutin tahunan yang digelar setiap bulan Juni dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno.

“Ke depan kegiatan ini akan terus dilaksanakan melalui sinergi pemerintah daerah, KORMI, dan lembaga pendidikan. Sasaran utama memang pelajar tingkat SD dan SMP, karena di usia ini karakter anak relatif lebih mudah dibangun,” katanya.

Sementara itu, Ketua KORMI Kabupaten Ngawi, Yuwono Kartiko, mengatakan bahwa festival olahraga tradisional telah menjadi program reguler sejak tahun 2024 dan terus mendapatkan dukungan dari masyarakat maupun kalangan pendidikan.

Menurutnya, olahraga tradisional memiliki peran penting dalam membangun karakter anak melalui aktivitas yang menyenangkan, sehat, dan penuh interaksi sosial.

“Kegiatan festival olahraga tradisional ini sudah reguler kami lakukan sejak 2024. Insyaallah akan terus dilaksanakan dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno. Filosofinya adalah membangun karakter anak-anak melalui olahraga yang gembira, sehat, dan penuh semangat kerja sama,” ungkap Yuwono.

Lebih dari sekadar perlombaan, festival tersebut menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal kembali permainan warisan leluhur yang mulai tergerus perkembangan zaman. Di tengah dominasi dunia digital, olahraga tradisional menawarkan pengalaman yang tidak hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga memperkuat kemampuan bersosialisasi, membangun solidaritas, serta menumbuhkan rasa kebersamaan.

Melalui festival ini, Pemerintah Kabupaten Ngawi dan KORMI berharap olahraga tradisional kembali menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari anak-anak. Dengan demikian, warisan budaya bangsa dapat terus lestari sekaligus menjadi sarana efektif dalam membentuk generasi muda yang sehat, tangguh, dan berkarakter. (Esaputra /Koresponden Ngawi)

Tags: FestivalNgawiOlahragapelajarSemarakkanTradisional
Share221SendScan

Trending

KPK Geledah Tiga Lokasi di Bengkulu dan Rejang Lebong, Sita Dokumen serta Barang Elektronik
News

KPK Geledah Tiga Lokasi di Bengkulu dan Rejang Lebong, Sita Dokumen serta Barang Elektronik

3 hours ago
Ribuan Warga Padati Festival Ayam Panggang Ledok Kulon, 1.500 Potong Ayam Dibakar Bersama
News

Ribuan Warga Padati Festival Ayam Panggang Ledok Kulon, 1.500 Potong Ayam Dibakar Bersama

3 hours ago
Kandang Ayam Terbakar di Slogohimo, 7.000 Anak Ayam Mati, Kerugian Capai Ratusan Juta
News

Kandang Ayam Terbakar di Slogohimo, 7.000 Anak Ayam Mati, Kerugian Capai Ratusan Juta

4 hours ago
KAI Daop 7 Madiun Tangani Gangguan KA BIAS, Lima Perjalanan Kereta Ikut Terlambat
News

KAI Daop 7 Madiun Tangani Gangguan KA BIAS, Lima Perjalanan Kereta Ikut Terlambat

23 hours ago
Auto Draft
News

Bupati Madiun Apresiasi Sepasma, Perputaran Uang Capai Rp5,3 Miliar

1 day ago
Indonesiabuzz.com

TERBARU

KPK Geledah Tiga Lokasi di Bengkulu dan Rejang Lebong, Sita Dokumen serta Barang Elektronik

KPK Geledah Tiga Lokasi di Bengkulu dan Rejang Lebong, Sita Dokumen serta Barang Elektronik

August 9, 2026
Ribuan Warga Padati Festival Ayam Panggang Ledok Kulon, 1.500 Potong Ayam Dibakar Bersama

Ribuan Warga Padati Festival Ayam Panggang Ledok Kulon, 1.500 Potong Ayam Dibakar Bersama

August 9, 2026

TERPOPULER

Lupa Matikan Kompor, Rumah Warga Ngawi Terbakar, Kerugian Mencapai Puluhan Juta Rupiah

Pemkab Ngawi Revitalisasi Kepatihan Berusia Hampir Dua Abad, Fokus Pulihkan Keaslian Bangunan Cagar Budaya

Bupati Ngawi Lantik 228 PNS Baru, Dorong Talenta Muda Perkuat Reformasi Birokrasi

PDI Perjuangan Ngawi Perkuat Konsolidasi Hingga Tingkat Ranting, Siapkan Mesin Partai Hadapi Pemilu

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Sitemap

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Buzz
  • Halo Indonesia
  • News
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Kemasyarakatan
  • Tokoh
  • Entertainment
    • Hiburan
    • Selebritis
  • Humaniora
    • Budaya
    • Historia
    • Sastra
    • Inspirasi
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Finansial
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Relationship
    • Sport
    • Teknologi
    • Wanita
  • Sudut Pandang
    • Celoteh
    • Kata Pakar
    • Opini
  • Travel & Staycation
  • Pojok Milenial
  • Foto

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In