Friday, September 11, 2026
POJOK MILENIAL
Indonesiabuzz.com
  • Terbaru
  • Terpopuler
  • Topik Pilihan
No Result
View All Result
Indonesiabuzz.com
No Result
View All Result
Home News

Ribuan Warga Padati Festival Ayam Panggang Ledok Kulon, 1.500 Potong Ayam Dibakar Bersama

by Yudi
August 9, 2026
Reading Time: 3 mins read
Ribuan Warga Padati Festival Ayam Panggang Ledok Kulon, 1.500 Potong Ayam Dibakar Bersama

Festival 1.500 Ayam Panggang yang digelar Komunitas Bradox Ledok Kulon Bojonegoro, Sabtu (8/8/26) malam. (foto:M.Tohir/Bojonegoro).

IndonesiaBuzz: Bojonegoro, 9 Agustus 2026 – Aroma ayam panggang menyeruak di sepanjang Jalan Letda Suradji, Kelurahan Ledok Kulon, Bojonegoro, Sabtu (8/8/2026) malam. Asap tipis mengepul dari ratusan alat panggang yang berjajar hingga sekitar 100 meter, sementara ribuan warga memadati ruas jalan tersebut.

Pemandangan itu menjadi bagian dari Festival Ayam Panggang yang digelar Komunitas Bradox Ledok Kulon. Sedikitnya 1.500 potong ayam disiapkan dalam festival yang mengusung konsep unik: pengunjung membeli ayam yang telah dibumbui, kemudian memanggangnya sendiri secara bersama-sama.

Untuk menikmati sajian tersebut, pengunjung cukup membeli kupon seharga Rp10 ribu. Setiap kupon mendapatkan satu potong ayam lengkap dengan nasi dan sambal.

Potongan ayam yang terdiri dari bagian paha, dada, sayap, dan bagian lainnya kemudian dibakar secara mandiri oleh pengunjung menggunakan alat panggang yang telah disediakan panitia.

BeritaTerkait

Hari Ketiga Pencarian, Tim SAR Sisir Pulau Rakata dan Panjang Cari Jurnalis Hilang Kontak

Tiga ASN Gugur Ditembak, Mentan Minta Penembakan di Jayawijaya Diusut Tuntas

Tak hanya warga Ledok Kulon, festival tersebut juga menarik masyarakat dari berbagai desa dan wilayah lain di Bojonegoro. Antusiasme warga membuat suasana di sepanjang jalan semakin semarak.

Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah turut hadir menikmati festival tersebut. Ia datang bersama suami, saudari, serta dua kepala organisasi perangkat daerah (OPD), yakni Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bojonegoro Elzadeba Agustina dan Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro (DisdagkopUM) Bojonegoro Moh. Akhmadi.

Nurul mengapresiasi pelaksanaan Festival Ayam Panggang yang dinilainya bukan sekadar kegiatan hiburan, tetapi juga mencerminkan potensi sosial dan ekonomi masyarakat Ledok Kulon.

“Acara Festival Ayam Panggang ini luar biasa. Suatu kebanggaan bagi Ledok Kulon dan kami,” ujar Nurul.

Menurutnya, festival tersebut menjadi gambaran kemandirian ekonomi masyarakat setempat. Sebab, banyak warga Ledok Kulon selama ini menggantungkan penghasilan dari aktivitas perdagangan ayam segar di sejumlah pasar.

“Masyarakat di sini benar-benar punya kemandirian ekonomi. Menggambarkan nek ora obah ora mamah,” katanya, yang disambut tepuk tangan warga.

Nurul berharap kegiatan tersebut dapat dikembangkan dan digelar secara rutin. Ia bahkan mendorong agar Festival Ayam Panggang dapat dikemas seperti konsep car free night (CFN) atau menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Haul Ki Andong Sari.

“Festival ini diinisiasi masyarakat Kelurahan Ledok Kulon. Khususnya, yang selama ini berdagang ayam segar di pasar-pasar,” ungkap Khorij.

Ketua Panitia Festival Ayam Panggang, Khorij Zaenal Asrori, mengatakan kegiatan tersebut merupakan inisiatif masyarakat Ledok Kulon, khususnya warga yang selama ini berprofesi sebagai pedagang ayam segar di pasar.

“Festival ini diinisiasi masyarakat Kelurahan Ledok Kulon. Khususnya, yang selama ini berdagang ayam segar di pasar-pasar,” ungkap Khorij.

Ia menyebut sedikitnya terdapat 65 warga Ledok Kulon yang berprofesi sebagai pedagang ayam segar di berbagai pasar.

Aktivitas perdagangan tersebut juga memiliki perputaran ekonomi yang cukup besar. Dalam sehari, perputaran uang dari aktivitas perdagangan ayam yang dilakukan 65 pedagang itu diperkirakan mencapai Rp100 juta hingga Rp150 juta.

“Kalau dikalkulasikan dalam satu bulan, tembus miliaran,” katanya.

Karena itu, menurut Khorij, Festival Ayam Panggang tidak hanya dimaksudkan sebagai hiburan bagi masyarakat, tetapi sekaligus memperkuat identitas Ledok Kulon sebagai salah satu kawasan yang dikenal sebagai kampung pedagang ayam.

“Acara ini menguatkan Kelurahan Ledok Kulon sebagai kampungnya pedagang ayam,” imbuhnya.

Festival tersebut juga menjadi pembuka rangkaian kegiatan komunitas di Ledok Kulon. Setelah Festival Ayam Panggang, masyarakat setempat bersiap menggelar Jazz Bengawan, sebuah agenda tahunan yang menjadi salah satu kegiatan unggulan komunitas setempat.

“Jazz Bengawan event rutinan kami. Tahunan. Akan digelar sebentar lagi, setelah acara ini,” pungkas Khorij.

Dengan memadukan kuliner, kreativitas warga, dan geliat ekonomi lokal, Festival Ayam Panggang menunjukkan bahwa ruang publik dapat menjadi titik temu antara tradisi, hiburan, sekaligus penggerak perekonomian masyarakat. (M.Tohir /Koresponden Bojonegoro).

Tags: ayam panggangBojonegoroFestivalribuanWarga
Share220SendScan

Trending

Hari Ketiga Pencarian, Tim SAR Sisir Pulau Rakata dan Panjang Cari Jurnalis Hilang Kontak
News

Hari Ketiga Pencarian, Tim SAR Sisir Pulau Rakata dan Panjang Cari Jurnalis Hilang Kontak

47 minutes ago
Tiga ASN Gugur Ditembak, Mentan Minta Penembakan di Jayawijaya Diusut Tuntas
News

Tiga ASN Gugur Ditembak, Mentan Minta Penembakan di Jayawijaya Diusut Tuntas

1 hour ago
Dua Perempuan di Bojonegoro Tewas Tersengat Jebakan Tikus Listrik di Sawah
News

Dua Perempuan di Bojonegoro Tewas Tersengat Jebakan Tikus Listrik di Sawah

2 hours ago
Petani Ngawi Diminta Waspada, Polisi Bekuk Dua Terduga Pencuri Mesin Diesel Alkon
News

Petani Ngawi Diminta Waspada, Polisi Bekuk Dua Terduga Pencuri Mesin Diesel Alkon

2 hours ago
Polres Wonogiri Ungkap Dugaan Penyalahgunaan Psikotropika, Dua Orang Diamankan
News

Polres Wonogiri Ungkap Dugaan Penyalahgunaan Psikotropika, Dua Orang Diamankan

2 hours ago
Indonesiabuzz.com

TERBARU

Hari Ketiga Pencarian, Tim SAR Sisir Pulau Rakata dan Panjang Cari Jurnalis Hilang Kontak

Hari Ketiga Pencarian, Tim SAR Sisir Pulau Rakata dan Panjang Cari Jurnalis Hilang Kontak

September 11, 2026
Tiga ASN Gugur Ditembak, Mentan Minta Penembakan di Jayawijaya Diusut Tuntas

Tiga ASN Gugur Ditembak, Mentan Minta Penembakan di Jayawijaya Diusut Tuntas

September 11, 2026

TERPOPULER

Cuaca Panas dan Kering, Perhutani Ngawi Siagakan 140 Personel Cegah Kebakaran Hutan

Kegiatan DPMPTSP Ngawi di Malang Beranggaran Rp100 Juta Disorot, LBH Pertanyakan Efisiensi APBD

Wilujengan Alas Krendowahono Tutup Tradisi Kiblat Sekawan Kraton Surakarta

Antisipasi Abu Vulkanik, DKI Jakarta Terapkan PJJ Mulai 7 September

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Sitemap

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Buzz
  • Halo Indonesia
  • News
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Kemasyarakatan
  • Tokoh
  • Entertainment
    • Hiburan
    • Selebritis
  • Humaniora
    • Budaya
    • Historia
    • Sastra
    • Inspirasi
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Finansial
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Relationship
    • Sport
    • Teknologi
    • Wanita
  • Sudut Pandang
    • Celoteh
    • Kata Pakar
    • Opini
  • Travel & Staycation
  • Pojok Milenial
  • Foto

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In