IndonesiaBuzz, Wonogiri, 9 Agustus 2026 – Kebakaran melanda sebuah kandang ayam milik warga di Dusun Ngrapah, Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Sabtu (8/8/26) siang. Sebanyak 7.000 ekor anak ayam berusia dua hari yang berada di dalam kandang tidak berhasil diselamatkan dan seluruhnya mati akibat peristiwa tersebut.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 14.15 WIB di kandang milik Sutarno (52). Bangunan kandang berada di kawasan pinggiran kampung, tidak jauh dari objek wisata Girimanik.
Peristiwa pertama kali diketahui oleh dua warga, Sutarto (35) dan Sutrisno (55). Keduanya melihat kepulan asap disertai kobaran api dari arah kandang ayam.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, kobaran api dengan cepat membesar karena sebagian konstruksi kandang menggunakan material bambu dan kondisi saat itu disertai hembusan angin.
Petugas pemadam kebakaran kemudian dikerahkan ke lokasi. Setelah berjibaku melakukan pemadaman, api berhasil dikendalikan sekitar pukul 15.30 WIB.
Meski kebakaran berhasil dipadamkan, ribuan anak ayam yang berada di dalam kandang tidak dapat diselamatkan.
Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Haris Munandar Hasyim, mengatakan penyebab kebakaran masih dalam pemeriksaan. Namun, dugaan sementara api berasal dari korsleting listrik pada perangkat blower di bagian belakang kandang.
“Dugaan sementara, api berasal dari bagian blower di belakang kandang yang mengalami korsleting listrik. Namun, untuk memastikan penyebab kebakaran, petugas masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut,” kata Anom, Sabtu (8/8/26).
Kandang yang terbakar diketahui berukuran sekitar 15 x 30 meter dan terdiri atas dua lantai. Sebagian bangunan mengalami kerusakan akibat dilalap api.
“Tidak ada korban jiwa manusia dalam kejadian tersebut. Namun, sebanyak 7.000 ekor anak ayam berusia dua hari mati akibat kebakaran. Kerugian material sementara diperkirakan sekitar Rp700 juta,” jelasnya.
Mendapat laporan kejadian, personel Polsek Slogohimo Polres Wonogiri segera mendatangi lokasi untuk mengamankan area dan membantu proses penanganan. Polisi juga berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Polres Wonogiri guna melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP).
Petugas selanjutnya melakukan pendataan, meminta keterangan pemilik dan sejumlah saksi, serta mengamankan barang bukti yang berkaitan dengan kebakaran. Garis polisi juga dipasang di sekitar lokasi untuk mendukung proses pemeriksaan lebih lanjut.
Polres Wonogiri mengingatkan para pemilik usaha peternakan agar tidak mengabaikan aspek keselamatan instalasi listrik. Pemeriksaan berkala terhadap kabel, sambungan listrik, blower, aki, maupun perangkat kelistrikan lainnya dinilai penting untuk mengantisipasi potensi kebakaran.
“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan kondisi instalasi listrik. Periksa kabel, sambungan listrik, blower maupun perangkat lainnya secara berkala. Langkah pencegahan sangat penting untuk menghindari kejadian serupa,” pungkas Anom. (@Yudi S/Koresponden Wonogiri).







