Indonesiabuzz.com : Kediri, 8 Oktober 2024 – Acara selawatan yang berlangsung di Desa Krecek, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, pada Selasa (1/10/2024), mengalami kejadian nahas, dimana ratusan warga mengalami gejala keracunan makanan.
Kejadian tersebut dilaporkan ke Polres Kediri dan segera mendapatkan respon.
Melalui proses penyelidikan ketat, diketahui bahwa gudang makanan dan minuman di Desa Krecek, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri yang merupakan milik AFF, diduga menjadi penyebabnya.
Setelah dilakukan penggeledahan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Kediri AKBP Bimo Ariyanto, aparat kepolisian menemukan berbagai produk makanan dan minuman yang telah kedaluwarsa.
Polres Kediri mengangkut jajanan dan minuman kedaluwarsa sebanyak 15 truk dari gudang milik AFF (44), yang juga merupakan warga desa Krecek, Kec. Badas, Kab. Kediri, Jawa Timur.
Kanit Tipidter Satreskrim Polres Kediri Ipda Euro Belmiro Lamza mengungkapkan, terhitung dua hari sejak Jumat (4/10/2024) hingga Sabtu (5/10/2024), ada 15 truk yang mengangkut barang bukti kasus keracunan massal jemaah solawatan beberapa hari lalu.
“Kurang lebih kita sudah mengangkut sekitar 15 truk (barang bukti),” kata Euro.
Euro pun juga mengaku, saking banyaknya, dirinya belum dapat memastikan jumlah produk makanan dan minuman kedaluwarsa yang berhasil diangkut.
Selain itu, polisi juga mengamankan peralatan yang digunakan untuk menghapus dan melabel ulang tanggal kedaluwarsa.
Hingga saat ini, polisi masih berusaha untuk mengungkap dan melengkapi pasal untuk menjerat tersangka.
“Kita masih lakukan pendalaman dari mana tersangka memperoleh barang tersebut,” pungkasnya. (Puthut-Red)







