IndonesiaBuzz: Jakarta,12 Juni 2025 – Isu perombakan kabinet atau reshuffle kembali mencuat ke permukaan seiring dengan intensitas pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. Dua tokoh sentral dalam konstelasi politik nasional ini tercatat telah melakukan dua kali pertemuan dalam beberapa waktu terakhir, memantik berbagai spekulasi di ruang publik.
Pertemuan keduanya menjadi sorotan sejak momen Hari Lahir Pancasila, yang disebut sebagai titik awal komunikasi lebih lanjut antara Presiden ke-8 dan Presiden ke-5 RI tersebut. Isu kian hangat menyusul sinyalemen akan digelarnya pertemuan lanjutan. Hal ini turut dikonfirmasi oleh juru bicara PDIP, Guntur Romli.
“Kalau pertemuan empat mata, tentu hanya beliau berdua yang tahu persis isi pembicaraannya. Namun secara umum, Ibu Megawati selalu menekankan pentingnya diskusi yang menyangkut kebangsaan dan kenegaraan. Kepentingan rakyat menjadi dasar utama dari pertemuan tokoh bangsa ini,” ujar Guntur Romli, dikutip dari detikNews, Minggu (8/6/2025).
Sementara itu, tokoh PDIP dari Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, memberikan pernyataan bernuansa ringan namun sarat makna, sembari menyiratkan bahwa pembicaraan antara Prabowo dan Megawati belum sepenuhnya tuntas.
“Mungkin karena nasi gorengnya belum dimakan. Satu pihak berharap dimasakkan, satu lagi sudah menyiapkan bumbunya. Tinggal menunggu momentum yang tepat, karena keduanya tengah disibukkan dengan urusan negara,” seloroh Ganjar pada Sabtu (7/6/2025).
Bahwa pertemuan ini bukan sekadar silaturahmi politik pribadi tampak dari langkah-langkah yang diambil para pembantu Presiden. Menteri Sekretaris Negara sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, diketahui telah bertemu Megawati bersama Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad. Dalam kesempatan tersebut, Megawati menitipkan pesan penting.
“Pesannya jelas: jaga Pak Prabowo, jaga pemerintahan ini agar berjalan dengan baik dan saling mendukung satu sama lain,” ujar Prasetyo Hadi kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (10/6/2025).
Isu reshuffle sendiri sudah berhembus sejak Mei 2025 dan semakin menguat dalam beberapa pekan terakhir. Tak sedikit pihak menilai bahwa kedekatan yang semakin erat antara Prabowo dan Megawati bisa membuka jalan bagi PDI Perjuangan untuk kembali merapat ke dalam lingkar kekuasaan, sebagai bagian dari upaya memperkuat stabilitas nasional.
Dalam iklim politik yang dinamis, setiap pertemuan antar-elite tentu memuat lebih dari sekadar simbolisme. Banyak yang menantikan apakah dinamika ini akan menghasilkan konfigurasi baru dalam Kabinet Merah Putih, atau justru melahirkan sinergi lintas partai demi menjawab tantangan kebangsaan ke depan.







