IndonesiaBuzz: Wonogiri, 3 November 2026 – Pemerintah Kabupaten Wonogiri kembali mencatatkan prestasi di tingkat Provinsi Jawa Tengah. Kali ini, Wonogiri berhasil meraih peringkat kedua sebagai Kabupaten/Kota dengan Kinerja Pengawasan Terbaik se-Jawa Tengah Tahun 2026, di bawah Kabupaten Banyumas yang menempati posisi pertama. Sementara peringkat ketiga diraih Kota Magelang.
Penghargaan tersebut diterima Wakil Bupati Wonogiri Imron Rizkyarno dalam acara Gelar Pengawasan Daerah (Larwasda) Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Selasa (3/11/2026).
Wakil Bupati Imron Rizkyarno menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi terhadap upaya pemerintah daerah dalam memperkuat fungsi pengawasan serta meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.
“Alhamdulillah, Wonogiri mendapat peringkat kedua se-Jawa Tengah sebagai pemerintah dengan kinerja pengawasan terbaik. Kami bersyukur atas capaian ini di tengah dinamika yang terjadi di lingkungan kabupaten/kota lainnya,” ujarnya.
Imron juga menyampaikan apresiasi kepada Inspektorat dan seluruh jajaran perangkat daerah yang telah menunjukkan komitmen dalam meningkatkan kualitas pengawasan. Dukungan masyarakat serta seluruh pemangku kepentingan turut menjadi bagian penting dalam pencapaian tersebut.
Apresiasi Kinerja Pengawasan, Pemkab Wonogiri Tak Ingin Berpuas Diri
Imron menegaskan, penghargaan yang diraih bukan menjadi alasan bagi pemerintah daerah untuk berpuas diri. Sebaliknya, capaian tersebut harus menjadi motivasi untuk terus memperkuat pengawasan internal dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan.
Menurutnya, pengawasan yang baik merupakan salah satu fondasi penting dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Penghargaan ini bukan menjadi alasan untuk berpuas diri. Pemkab Wonogiri akan menjadikannya sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pengawasan dan penyelenggaraan pemerintahan demi mewujudkan Wonogiri yang berdaya saing, maju, sejahtera, serta pembangunan berkelanjutan,” imbuh Imron.
Capaian tahun 2026 ini sekaligus mengulang prestasi Wonogiri pada 2022, ketika daerah tersebut juga berhasil menempati peringkat kedua sebagai Kabupaten/Kota dengan Kinerja Terbaik se-Jawa Tengah.
Dalam penilaian tahun 2022, sejumlah indikator yang digunakan meliputi penyelesaian tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan, capaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP), Reformasi Birokrasi, serta nilai Monitoring Center for Prevention (MCP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Larwasda 2026 Dorong Deteksi Dini dan Pencegahan Korupsi Terintegrasi
Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian Larwasda Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 yang mengusung tema “Deteksi Dini dan Early Warning System Pencegahan Korupsi Terintegrasi”.
Kegiatan ini dihadiri Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Jawa Tengah, Komisioner Komisi Informasi Publik Jawa Tengah, Kepala BPKP Perwakilan Provinsi Jawa Tengah, Plt. Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah III KPK RI, serta para bupati, wali kota, wakil kepala daerah, inspektur kabupaten/kota, dan jajaran perangkat daerah Provinsi Jawa Tengah.
Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan bahwa pengawasan pada dasarnya harus dimulai dari kesadaran diri masing-masing individu.
Menurutnya, integritas dan tanggung jawab tidak hanya diperlukan dalam menjalankan tugas maupun jabatan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga nama baik keluarga, institusi, dan daerah.
Luthfi juga menekankan pentingnya mengedepankan langkah pencegahan sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan kegiatan. Sebab, potensi penyimpangan dalam penyelenggaraan pemerintahan dapat muncul sejak awal proses pengelolaan program maupun anggaran.
Ia berharap sistem pengawasan yang semakin kuat mampu mencegah terjadinya penyimpangan, sehingga tidak ada lagi pejabat yang harus ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) akibat tersandung persoalan penyalahgunaan kewenangan.
Perkuat Tata Kelola Pemerintahan yang Transparan dan Akuntabel
Pencapaian peringkat kedua kinerja pengawasan terbaik tingkat Jawa Tengah menjadi salah satu catatan penting bagi Pemkab Wonogiri dalam upaya memperkuat sistem pengawasan dan meningkatkan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan.
Ke depan, pemerintah daerah diharapkan terus mengoptimalkan fungsi Inspektorat sebagai pengawas internal, sekaligus memperkuat koordinasi antarperangkat daerah dalam memastikan setiap program dan penggunaan anggaran berjalan sesuai ketentuan.
Melalui penguatan sistem pengawasan dan penerapan deteksi dini terhadap potensi penyimpangan, Pemkab Wonogiri berkomitmen menjaga kualitas tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan bertanggung jawab.
Prestasi ini diharapkan tidak sekadar menjadi capaian administratif, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik serta pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berpihak pada kepentingan masyarakat. (@Yudi S/Koresponden Wonogiri).







