IndonesiaBuzz: Ngawi, 3 November 2026 – Sebanyak 250 atlet dan 52 official Kabupaten Ngawi resmi dilepas untuk berlaga dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV Jawa Timur 2026. Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono memimpin langsung prosesi pelepasan kontingen di Pendopo Wedya Graha Pemkab Ngawi, Selasa (3/11/2026).
Mengusung tema “Semangat Juara dari Ngawi”, pelepasan tersebut menjadi momentum bagi para atlet muda untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus membawa nama Kabupaten Ngawi di ajang olahraga pelajar tingkat Provinsi Jawa Timur.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Ngawi, Faisol, serta sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan terkait.
Usai melepas kontingen, Ony Anwar Harsono menyampaikan bahwa keikutsertaan Ngawi dalam POPDA XV Jatim 2026 memiliki arti strategis. Terlebih, Kabupaten Ngawi tahun ini dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan POPDA ke-15 dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) ke-3 Jawa Timur.
Menurutnya, keberhasilan menjadi tuan rumah tidak cukup hanya diukur dari kelancaran penyelenggaraan. Pemerintah daerah juga menginginkan capaian prestasi yang membanggakan dari para atlet lokal.
“Alhamdulillah, kali ini kita menjadi tuan rumah POPDA ke-15 dan PEPARPEDA ke-3. Kita ingin tidak hanya sukses dalam penyelenggaraan sebagai tuan rumah, tetapi juga sukses dalam prestasi. Seluruh atlet bisa berkontribusi secara optimal,” ujar Ony.
Andalkan Lima Cabor Unggulan, Ngawi Bidik Medali Emas
Dalam menghadapi kompetisi tersebut, Pemkab Ngawi menaruh optimisme terhadap sejumlah cabang olahraga (cabor) unggulan yang selama ini menjadi andalan daerah.
Beberapa cabor yang diproyeksikan mampu menyumbangkan medali emas di antaranya tinju, wushu, mixed martial arts (MMA), ski air, dan woodball.
Ony berharap para atlet yang turun di cabang olahraga tersebut dapat memaksimalkan potensi dan menjaga performa selama pertandingan. Meski demikian, peluang meraih prestasi tetap terbuka bagi seluruh atlet dari berbagai cabang olahraga.
“Kita optimistis di beberapa cabor unggulan ini bisa mendulang emas. Untuk cabor lainnya, tentu kita akan berusaha seoptimal mungkin. Siapa tahu anak-anak kita dalam kondisi prima dan bisa meraih emas,” katanya.
Terkait target klasemen, Ony menyebut Kabupaten Ngawi membidik posisi 15 besar atau lebih baik dalam perolehan peringkat akhir. Target tersebut sejalan dengan sasaran yang ditetapkan daerah saat mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur.
“Kalau target peringkat, sama dengan Porprov. Kalau di Porprov kita targetnya under 15, begitu juga di POPDA. Syukur-syukur kita juga bisa under 15,” tuturnya.
Sementara untuk penghargaan bagi atlet yang berhasil meraih prestasi, Ony memastikan skema pemberian bonus akan disamakan dengan ketentuan yang diterapkan pada Porprov.
Terjunkan 250 Atlet di 23 Cabang Olahraga
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Ngawi, Wiwien Purwaningsih, menjelaskan kontingen Ngawi akan berkompetisi dalam 23 cabang olahraga pada POPDA XV Jawa Timur 2026.
Total kekuatan kontingen terdiri atas 250 atlet dan 52 official. Selain itu, dalam ajang PEPARPEDA III Jawa Timur, Ngawi juga mengirimkan atlet untuk berlaga pada dua cabang olahraga, yakni para renang dan para atletik.
“Total atlet, 250 atlet dan 52 official. Kita bertanding di 23 cabor. Yang untuk PEPARPEDA, dua cabor, yakni para renang dan para atletik,” ungkap Wiwien.
Ia menambahkan, keikutsertaan kontingen tersebut merupakan bentuk kesiapan sekaligus dukungan pemerintah daerah dalam memberikan ruang bagi atlet pelajar untuk mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi di tingkat provinsi.
POPDA XV Jawa Timur 2026 dijadwalkan berlangsung pada 6–11 November 2026. Kabupaten Ngawi sebagai tuan rumah telah menyiapkan agenda pembukaan yang akan dipusatkan di Lapangan Alun-Alun Merdeka Ngawi pada Jumat malam (6/11/2026).
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dijadwalkan hadir untuk membuka secara langsung kompetisi olahraga pelajar tersebut.
Menurut Wiwien, kepastian kehadiran Gubernur Jawa Timur telah diperoleh dalam koordinasi terakhir bersama pemerintah provinsi. Acara pembukaan diperkirakan dihadiri sekitar 300 undangan yang terdiri atas bupati dan wali kota se-Jawa Timur, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) tingkat provinsi, kepala dinas yang membidangi olahraga, serta sejumlah undangan dari Kabupaten Ngawi.
“Insyaallah, sampai kemarin sore kita rapat di provinsi, gubernur terkonfirmasi hadir. Kalau secara total undangan pembukaan sekitar 300-an,” terang Wiwien.
Ngawi Targetkan Sukses Penyelenggaraan dan Prestasi
Pelepasan kontingen ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Ngawi dalam mendorong kemajuan olahraga sekaligus pembinaan atlet usia pelajar. Selain mengejar target medali dan peringkat, ajang POPDA juga diharapkan menjadi wadah bagi atlet muda untuk mengasah kemampuan, pengalaman bertanding, serta mental kompetisi.
Sebagai tuan rumah POPDA XV dan PEPARPEDA III Jawa Timur 2026, Kabupaten Ngawi dihadapkan pada dua agenda besar, yakni memastikan penyelenggaraan berjalan lancar sekaligus menunjukkan kemampuan atlet daerah dalam persaingan olahraga tingkat provinsi.
Dengan semangat “Juara dari Ngawi”, seluruh atlet diharapkan mampu menjaga kondisi fisik, menjunjung tinggi sportivitas, serta memberikan penampilan terbaik sepanjang kompetisi.
Pemkab Ngawi pun berharap keikutsertaan ratusan atlet tersebut tidak hanya menghasilkan prestasi dan medali, tetapi juga melahirkan bibit-bibit atlet potensial yang dapat membawa nama daerah ke jenjang kompetisi yang lebih tinggi. (Esaputra /Koresponden Ngawi).







