IndonesiaBuzz: Jakarta, 3 November 2026 – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengundang mahasiswa Universitas Republik Indonesia (URI) peserta Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan Indonesia (P3MDI) ke Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/11/2026). Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya mempersiapkan generasi muda yang diproyeksikan mampu berkontribusi dalam kepemimpinan dan pelaksanaan program strategis nasional.
Kehadiran para mahasiswa di Istana juga disertai sejumlah pejabat terkait, termasuk Kepala Badan Riset dan Inovasi Teknologi (BRIN) Arif Satria dan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto.
Arif Satria mengungkapkan, dirinya mendapat undangan untuk menghadiri agenda tersebut secara mendadak setelah dihubungi Sekretaris Kabinet pada siang hari.
“Agenda hari ini saya tadi baru, tadi siang, dikontak oleh Pak Seskab untuk bisa hadir pada acara hari ini, untuk mendampingi Bapak Presiden untuk berjumpa dengan para peserta program Presiden untuk pemimpin masa depan,” kata Arif di lingkungan Istana Kepresidenan.
Meski demikian, Arif mengaku belum mengetahui secara terperinci materi yang akan disampaikan Presiden kepada para mahasiswa. Ia hanya menyebut dirinya diminta hadir untuk mendampingi Prabowo dalam pertemuan tersebut.
Prabowo Siapkan Program P3MDI untuk Cetak Pemimpin Masa Depan
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menyampaikan bahwa agenda pertemuan tersebut akan dihadiri mahasiswa URI bersama Gubernur URI. Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo dijadwalkan memberikan pengarahan kepada para peserta program P3MDI.
Menurut Brian, program tersebut dirancang untuk mempersiapkan lulusan terbaik agar memiliki kapasitas dan kesiapan dalam bekerja serta menjalankan berbagai program strategis nasional.
Program P3MDI menjadi salah satu upaya menyiapkan sumber daya manusia unggul yang diharapkan mampu mengambil peran dalam pembangunan nasional, sekaligus menjawab kebutuhan kepemimpinan Indonesia pada masa mendatang.
URI Dibentuk Prabowo, Diproyeksikan Miliki 10 Kampus
Universitas Republik Indonesia merupakan perguruan tinggi baru yang dibentuk pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Struktur kepemimpinannya dilantik pada Rabu (22/7/2026), dengan Donny Ermawan sebagai Gubernur URI dan Yos Sunitiyoso sebagai Wakil Gubernur.
Usai pelantikan, Donny menjelaskan bahwa URI memiliki mandat untuk mempersiapkan calon pemimpin masa depan Indonesia. Pengembangan universitas tersebut dirancang berkesinambungan dengan Sekolah Unggulan Garuda dan akan terintegrasi dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN).
Dalam struktur pengelolaannya, di bawah Gubernur URI terdapat Badan Pengelola Pendidikan Kebangsaan yang membawahi Badan Pengelola Sekolah Unggulan serta Badan Pengelola Perguruan Tinggi dan Lembaga Administrasi Negara.
Donny juga mengungkapkan rencana pengembangan URI dengan membangun sebanyak 10 kampus. Perguruan tinggi tersebut nantinya akan menjalankan sistem pendidikan seperti universitas pada umumnya, termasuk menghasilkan lulusan dengan gelar sarjana.
Ratusan Mahasiswa Berseragam Biru dan Baret Merah Tiba di Istana
Menjelang pukul 14.30 WIB, ratusan mahasiswa URI mulai berdatangan ke kawasan Istana Kepresidenan Jakarta. Mereka tampak mengenakan seragam berwarna biru dengan baret merah.
Para mahasiswa terlebih dahulu berbaris dengan tertib sebelum memasuki area dalam Istana Kepresidenan untuk mengikuti agenda bersama Presiden Prabowo.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi kesempatan bagi para peserta P3MDI untuk memperoleh arahan langsung dari Presiden mengenai visi kepemimpinan, pengabdian, serta peran generasi muda dalam mendukung program program strategis nasional.
Melalui program ini, pemerintah menargetkan lahirnya sumber daya manusia unggul yang tidak hanya memiliki kemampuan akademis, tetapi juga kesiapan untuk mengemban tanggung jawab dalam berbagai sektor pembangunan Indonesia. @yudi







