IndonesiaBuzz : Madiun, 10 Januari 2026 – Riuh gamelan dan cahaya lampu panggung menyambut ratusan warga yang memadati Emplasemen Pabrik Gula Rejo Agung Baru, Kota Madiun, Jumat (9/1/2026) malam.
Pagelaran wayang kulit yang digelar dalam rangka Tutup Giling 2026 tidak hanya menjadi penanda berakhirnya musim giling, tetapi juga ruang temu antara tradisi, hiburan, dan kebahagiaan masyarakat.
Di atas panggung, Dalang Ki Cahyo Kuntadi asal Blitar membawakan lakon Pandawa Laku Dharma (Wiratha Parwa), diiringi Karawitan Sanggar Seni Madangkara.
Suasana semakin semarak saat penyanyi campursari Niken Salindry tampil, disusul kelakar segar dari pelawak Jolang Cs yang mengundang gelak tawa penonton.
Bambang (50), salah satu pengunjung, tampak serius menyimak jalannya pagelaran wayang kulit. Ia mengaku sengaja datang karena kecintaannya pada seni tradisi sejak kecil.
“Saya sudah suka wayang sejak kecil. Begitu tahu ada tutup giling dengan pagelaran wayang, saya langsung menyempatkan datang untuk menonton,” ujarnya.
Tak jauh dari panggung, Putri (30) terlihat antusias merekam penampilan Niken Salindry menggunakan ponselnya. Baginya, kesempatan menyaksikan sang idola secara langsung menjadi pengalaman yang berkesan.
“Saya ingin menonton langsung Niken Salindry bernyanyi. Dia itu idola saya, jadi senang sekali bisa melihatnya secara langsung,” tutur Putri dengan senyum lebar.
Tasyakuran Tutup Giling PG Rejo Agung Baru tahun 2026 ini menjadi wujud rasa syukur atas capaian produksi sekaligus harapan akan kesejahteraan petani tebu dan terjaganya ketahanan pangan masyarakat.
Lebih dari sekadar hiburan, pagelaran wayang kulit dalam tutup giling ini menjadi bukti komitmen PG Rejo Agung Baru dalam nguri-uri budaya Jawa, menghadirkan tradisi sebagai bagian hidup masyarakat di tengah dinamika industri dan modernitas. (@Arn/Tim)







