Indonesiabuzz.com : Lamongan, 20 September 2024 – Seorang sukarelawan pengatur lalu lintas (Supeltas) di Lamongan menjadi korban begal. Akibatnya motor korban dibawa kabur para pelaku.
Adalah Suroso (54) warga Desa Jebulkidul, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur yang menjadi korban pembegalan oleh dua orang pelaku saat melintas di Jalan Lamongrejo, kabupaten Lamongan. Atas kejadian tersebut, Suroso harus kehilangan sepeda motornya.
“Kejadiannya Kamis pagi (19/9/2024) sekitar jam 4 di Jalan Lamongrejo, ketika saya hendak berangkat ke titik dimana saya berjaga,” kata Suroso.
Awalnya, dirinya mengendarai motornya dari arah selatan ke utara di Jalan Lamongrejo. Tiba-tiba dirinya dihadang oleh 2 orang tidak dikenal dengan membawa sajam jenis celurit.
Salah satu pelaku memaksa Suroso untuk turun dari motornya dengan mengancam pakai celurit.
“Saya turun dari sepeda motor dan mencabut kunci motor saya,” ujarnya.
Pelaku juga meminta Suroso menyerahkan ponselnya. Merasa sangat terdesak, Suroso kemudian berteriak minta tolong. Melihat Suroso yang berteriak, salah satu pelaku lalu menghidupkan motor Suroso dan berhasil kabur.
Salah satu pelaku berhasil dtangkap oleh warga berikut barang bukti berupa senjata tajam.
Kasi Humas Polres Lamongan Ipda M Hamzaid membenarkan adanya laporan kejadian perampasan dengan pemberatan yang dialami oleh Suroso.
Hamzaid mengatakan, akibat kejadian ini korban Suroso mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp. 6 juta karena motor korban berhasil dibawa lari oleh salah satu pelaku.
“Benar, ada laporan dari warga yang mengalami pencurian dengan kekerasan berupa 1 unit sepeda motor Yamaha Mio,” kata M Hamzaid.
Hamzaid menegaskan bahwa hingga saat ini masih dilakukan penyelidikan intensif terhadap kasus ini. (Puthut-Red)







