IndonesiaBuzz: Malang, 29 Juni 2025 – Suasana berbeda tampak di Gramedia Mall Olympic Garden, Kota Malang, Sabtu (28/6/2025) sore. Seratus anak yatim piatu dan penyandang disabilitas tampak antusias memilih perlengkapan sekolah, mulai dari krayon, buku gambar, hingga alat tulis lainnya. Mereka didampingi langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian amalan sosial menyambut Bulan Muharram 1447 Hijriah, yang dalam tradisi Islam merupakan waktu yang dimuliakan dan dianjurkan untuk menyantuni anak yatim.
Gubernur Khofifah turut berinteraksi langsung dengan para anak, bahkan membantu memilihkan perlengkapan sekolah sesuai kebutuhan masing-masing. “Ambil yang kalian suka, jangan lupa pilih krayon atau pensil warna ya,” ucapnya sembari menyapa dan menyemangati anak-anak yang hadir.
Menurut Khofifah, kegiatan ini bukan sekadar pemberian alat tulis, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap pemenuhan kebutuhan dasar pendidikan anak-anak, terutama menjelang tahun ajaran baru 2025/2026.
“Mereka tumbuh tanpa pelukan orang tua. Kita tidak bisa menggantikan itu, tapi kita bisa hadir untuk menyapa dan membuat mereka merasa diperhatikan. Harapannya, alat tulis yang mereka pilih hari ini bisa menyemangati langkah mereka di kelas nanti,” ujarnya.
Gubernur perempuan pertama di Jawa Timur itu juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Malang yang mendukung acara tersebut dengan memberikan bantuan tas sekolah untuk anak-anak.
“Kita bersinergi. Mudah-mudahan ini menyemai rasa bahagia, tidak hanya untuk anak-anak yatim piatu dan difabel, tapi juga untuk kita semua yang diberi kesempatan berbagi,” tambah Khofifah.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, yang turut hadir dalam kegiatan ini menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan sosial yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
“Ini bentuk nyata kehadiran pemerintah untuk kelompok yang membutuhkan perhatian lebih. Kami sangat mengapresiasi,” ujarnya.
Keceriaan anak-anak pun terlihat jelas. Firza, siswa kelas 4 SD Sukun 2, mengaku senang bisa memilih alat tulis sendiri. Gladis, siswi kelas 5 SDN Wonorejo 2, juga tampak antusias memilih buku tulis dan buku gambar favoritnya.







