Friday, July 31, 2026
POJOK MILENIAL
Indonesiabuzz.com
  • Terbaru
  • Terpopuler
  • Topik Pilihan
No Result
View All Result
Indonesiabuzz.com
No Result
View All Result
Home Lifestyle Kesehatan

Pijat Kretek Viral di Medsos, Dokter Ungkap Risiko Kelumpuhan hingga Kematian

by Arn
March 29, 2026
Reading Time: 3 mins read
Pijat Kretek Viral di Medsos, Dokter Ungkap Risiko Kelumpuhan hingga Kematian

Ilustrasi Pijat Kretek

IndonesiaBuzz : Madiun, 29 Maret 2026 – Fenomena pijat kretek yang viral di media sosial memicu kekhawatiran serius dari kalangan medis setelah muncul kasus pasien mengalami kelumpuhan hingga tidak bisa berjalan.

Praktik manipulasi tulang yang diklaim mampu meredakan nyeri secara cepat itu dinilai berisiko tinggi jika dilakukan tanpa pemeriksaan dan kompetensi yang memadai.

Dokter spesialis anestesi dr. Asyer, Sp.An-TI, FIP mengungkap temuan kasus dalam dua pekan terakhir terkait dampak pijat kretek.

“Dikira aman, padahal pijat ‘kretek’ itu bisa menyebabkan kelumpuhan bahkan kematian. Dalam dua minggu terakhir, saya menerima empat pasien dengan kursi roda. Dua di antaranya sudah tidak bisa berjalan,” ujarnya melalui akun TikTok @dokterasyer pada 19 Mei 2025.

BeritaTerkait

Peringati Hari Jadi Kota Madiun, RSUD Gelar Skrining Kesehatan Gratis

Darurat Kesehatan Mata Siswa, Guru Madrasah Madiun Dapat Pelatihan Khusus

Ia menjelaskan, sebagian pasien awalnya hanya mengalami keluhan ringan seperti nyeri pinggang. Namun tanpa diagnosis medis, mereka langsung menjalani manipulasi tulang yang justru memperparah kondisi.

Menurutnya, tindakan tersebut memiliki sejumlah larangan medis yang tidak boleh diabaikan.

“Jika terdapat kelainan pada tulang belakang, tindakan manipulasi seperti itu tidak boleh dilakukan,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa prosedur medis harus diawali dengan pemeriksaan menyeluruh.

“Pasien harus diperiksa terlebih dahulu, bahkan dalam kondisi tertentu memerlukan pemeriksaan penunjang seperti X-ray atau MRI, bukan langsung dilakukan tindakan,” ujarnya.

Peringatan juga datang dari praktisi terapi yang dikenal sebagai Master Joe melalui kanal YouTube Master Joe Therapy dalam video berjudul “Jangan Sembarangan Kretekin Orang, Hindari Kretek Asal-Asalan” yang diunggah 1 Desember 2024. Ia menekankan bahwa kesalahan teknik dapat berakibat fatal.

“Kenapa berbahaya? Karena kesalahan dalam gerakan manipulasi, baik sebelum maupun sesudah tindakan, dapat membahayakan kondisi tubuh pasien,” ujarnya.

Ia juga menyoroti banyaknya praktisi tanpa kompetensi yang masuk ke bidang tersebut.

“Banyak sekali orang yang masuk ke dunia terapi bone setting ini karena mereka tergiur dengan uangnya,” ungkapnya.Master Joe menegaskan bahwa tindakan tidak bisa dilakukan secara instan.

“Nggak bisa orang sekali datang, lalu langsung dilakukan tindakan. Harus ada pemeriksaan terlebih dahulu,” tegasnya.

Ia mengingatkan risiko cedera serius akibat prosedur yang tidak tepat.

“Pasien yang seharusnya tidak bisa dilakukan adjustment malah dipaksa dengan posisi tertentu hingga akhirnya mengalami cedera,” jelasnya.

Risiko paling berat dari praktik tersebut adalah patah tulang. “Bahaya paling fatal dari bone adjustment adalah fraktur,” ujarnya.

Selain itu, kondisi medis tertentu juga dapat memperparah dampak tindakan.

“Pada pasien dengan penyakit kronis, tindakan yang dipaksakan bahkan bisa memicu syok kardiogenik,” katanya.

Ia menekankan prinsip keselamatan pasien sebagai prioritas utama.

“Kalau ragu, lebih baik pasien pulang dengan kondisi yang sama daripada pulang dalam kondisi lebih parah,” ujarnya.

Secara umum, istilah pijat kretek merujuk pada praktik bone setting yang memiliki kemiripan dengan teknik kiropraktik. Namun para ahli menilai banyak praktik yang beredar di media sosial tidak memenuhi standar keilmuan kesehatan.

Regulasi di Indonesia menegaskan bahwa setiap tindakan terhadap tubuh manusia harus dilakukan oleh tenaga yang memiliki kompetensi dan kewenangan sesuai Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

Selain itu, Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024, khususnya Pasal 489, melarang tenaga kesehatan tradisional mempublikasikan layanan yang tidak berbasis bukti ilmiah.

Aturan ini juga diperkuat Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi terkait penggunaan dokumentasi pasien.

Meningkatnya tren pijat kretek mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap terapi alternatif. Namun tenaga medis mengingatkan agar masyarakat tidak mudah percaya klaim instan tanpa dasar ilmiah.

Pemeriksaan medis dan penanganan oleh tenaga profesional tetap menjadi langkah utama untuk mencegah cedera hingga komplikasi serius. (@Arn/Hms)

Tags: Berita madiunBone settingKesehatanKiropratikPijat Kretek
Share221SendScan

Trending

Bupati Wonogiri Serahkan Alsintan kepada 76 Kelompok Tani, Perkuat Swasembada Pangan
News

Bupati Wonogiri Serahkan Alsintan kepada 76 Kelompok Tani, Perkuat Swasembada Pangan

2 hours ago
Kemhan Tutup Diklat Bela Negara SPPI, 33.758 Calon Manajer Koperasi Merah Putih Siap Bertugas
News

Kemhan Tutup Diklat Bela Negara SPPI, 33.758 Calon Manajer Koperasi Merah Putih Siap Bertugas

3 hours ago
Karoops Polda Jatim Tinjau Pengamanan Pengesahan Warga Baru IKS PI Kera Sakti di Madiun
News

Karoops Polda Jatim Tinjau Pengamanan Pengesahan Warga Baru IKS PI Kera Sakti di Madiun

16 hours ago
Kejagung Periksa Delapan Saksi dalam Kasus TPPU Febrie Adriansyah, Tan Kian dan Ferry Hongkiriwang Turut Dimintai Keterangan
News

Kejagung Periksa Delapan Saksi dalam Kasus TPPU Febrie Adriansyah, Tan Kian dan Ferry Hongkiriwang Turut Dimintai Keterangan

17 hours ago
Jelang Pengesahan Warga Baru Perguruan Silat, Satlantas Polres Ngawi Gelar Operasi Gabungan
News

Jelang Pengesahan Warga Baru Perguruan Silat, Satlantas Polres Ngawi Gelar Operasi Gabungan

17 hours ago
Indonesiabuzz.com

TERBARU

Bupati Wonogiri Serahkan Alsintan kepada 76 Kelompok Tani, Perkuat Swasembada Pangan

Bupati Wonogiri Serahkan Alsintan kepada 76 Kelompok Tani, Perkuat Swasembada Pangan

July 31, 2026
Kemhan Tutup Diklat Bela Negara SPPI, 33.758 Calon Manajer Koperasi Merah Putih Siap Bertugas

Kemhan Tutup Diklat Bela Negara SPPI, 33.758 Calon Manajer Koperasi Merah Putih Siap Bertugas

July 31, 2026

TERPOPULER

Stigma Rasuah Picu Protes Pedagang Pasar Kota Madiun

PT Rizkitama Tirta Fastabiq Konsolidasikan Pembangunan Dapur MBG, Perkuat Standar ISO dan Komitmen Mutu

Polres Wonosobo Ungkap Peredaran Tembakau Sintetis, Seorang Pria Diamankan dengan Barang Bukti 16,36 Gram

Ngawi Matangkan Persiapan POPDA Jatim XV 2026, Seleksi Atlet dan Kesiapan Venue Jadi Fokus

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Sitemap

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Buzz
  • Halo Indonesia
  • News
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Kemasyarakatan
  • Tokoh
  • Entertainment
    • Hiburan
    • Selebritis
  • Humaniora
    • Budaya
    • Historia
    • Sastra
    • Inspirasi
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Finansial
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Relationship
    • Sport
    • Teknologi
    • Wanita
  • Sudut Pandang
    • Celoteh
    • Kata Pakar
    • Opini
  • Travel & Staycation
  • Pojok Milenial
  • Foto

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In