IndonesiaBuzz: Surabaya, 30 September 2025 – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan melaksanakan pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) secara menyeluruh mulai 1 hingga 31 Oktober 2025. Program strategis nasional ini dilakukan dengan metode door to door, di mana petugas mendatangi langsung rumah rumah warga untuk melakukan pendataan.
Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kota Surabaya, M. Fikser, menjelaskan bahwa DTSEN merupakan fondasi penting bagi pemerintah dalam menyatukan data kependudukan dengan kondisi sosial ekonomi masyarakat.
“Kami akan mencocokkan data menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai dasar identifikasi,” ujar Fikser, Sabtu (27/9/25).
Menurutnya, langkah ini sangat krusial karena kondisi sosial ekonomi keluarga selalu dinamis. Dengan adanya pemutakhiran, pemerintah dapat mengurangi potensi kesalahan inklusi maupun eksklusi dalam penyaluran bantuan sosial maupun subsidi.
“Tujuan utama pemutakhiran data ini adalah menciptakan sistem Satu Data yang terpadu untuk semua program pemerintah. Dengan data yang akurat dan terbarui, kebijakan publik, mulai dari subsidi hingga perlindungan sosial, dapat lebih tepat sasaran,” tegasnya.
Proses pendataan akan dilakukan menggunakan aplikasi resmi Badan Pusat Statistik (BPS), FASIH Mobile, yang dirancang untuk mengumpulkan informasi secara komprehensif.
Pemkot Surabaya juga menghimbau masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam proses ini.
“Kami berharap warga menyambut baik kedatangan petugas, serta memastikan kelengkapan data keluarga demi mendukung kebijakan publik yang lebih tepat sasaran,” tutup Fikser. (Sabrina fidhi R /Surabaya)







