IndonesiaBuzz: Jakarta, 18 September 2026 – Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) menggelar doa bersama untuk lima jurnalis yang hilang di perairan Selat Sunda saat menjalankan tugas peliputan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
Doa bersama tersebut digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (18/9/2026), sebagai bentuk solidaritas dan dukungan kepada para jurnalis yang hingga kini belum diketahui keberadaannya, sekaligus kepada keluarga yang tengah menanti kabar.
Ketua KWP Ariawan mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk solidaritas dan soliditas insan pers terhadap rekan-rekan jurnalis yang mengalami musibah.
“Ini sebagai bentuk solidaritas dan soliditas dari teman-teman KWP terhadap teman-teman jurnalis,” kata Ariawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (18/9/26).
Ariawan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim penyelamat yang telah melakukan upaya pencarian selama 10 hari. Ia berharap kerja keras seluruh pihak dapat memberikan titik terang terkait keberadaan para jurnalis tersebut.
Di sisi lain, Ariawan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta meminta mereka tetap tabah dan bersabar menghadapi situasi tersebut.
“Kami juga berharap kepada keluarga untuk tabah dan bersabar,” ujarnya.
Menurut Ariawan, solidaritas KWP tidak berhenti melalui doa bersama. KWP akan membangun komunikasi dengan berbagai organisasi pers nasional untuk memperbarui informasi sekaligus mendorong kelanjutan upaya pencarian.
“Berikutnya kami akan membangun komunikasi dengan organisasi wartawan lain untuk terus melakukan upaya pencarian,” katanya.
Selain berkoordinasi dengan organisasi pers, KWP juga mengimbau masyarakat, khususnya nelayan yang beraktivitas di sepanjang pesisir Banten hingga Lampung, turut membantu memantau kondisi perairan.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul penghentian operasi pencarian oleh Tim SAR. KWP berharap masyarakat yang menemukan benda atau informasi yang berpotensi menjadi petunjuk dapat segera menyampaikannya kepada pihak terkait maupun kalangan wartawan.
“Kami juga mengimbau masyarakat, terutama para nelayan, ketika menemukan sesuatu yang bisa menjadi petunjuk agar diinformasikan kepada teman-teman wartawan,” tutur Ariawan.
KWP menilai partisipasi masyarakat di kawasan pesisir menjadi penting untuk membantu memperoleh informasi apabila terdapat temuan baru terkait keberadaan lima jurnalis yang hilang tersebut. @yudi







