Wednesday, September 23, 2026
POJOK MILENIAL
Indonesiabuzz.com
  • Terbaru
  • Terpopuler
  • Topik Pilihan
No Result
View All Result
Indonesiabuzz.com
No Result
View All Result
Home News Peristiwa

Maraknya Kasus Bullying Mendapat Perhatian Bupati Sragen di Hari Santri Nasional

by Redaksi IndonesiaBuzz
October 21, 2023
Reading Time: 2 mins read
Maraknya Kasus Bullying Mendapat Perhatian Bupati Sragen di Hari Santri Nasional

Bupati Sragen, dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati Edukasi Santri di Ponpes Mambauth Toyyibah. (Foto: Kominfo Sragen)

IndonesiaBuzz: Sragen, 19 Oktober 2023 – Maraknya kasus bullying yang akhir-akhir ini terjadi di berbagai wilayah Indonesia, telah menjadi perhatian serius banyak pihak. Fenomena ini terus meningkat dan menyebabkan dampak yang serius bagi para korban, mulai dari korban yang meninggal dunia, hingga mereka yang mengalami depresi dan akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hidup mereka. Fenomena ini, sayangnya, juga tidak luput dari lingkungan pendidikan.

Dalam kunjungannya di Pondok Pesantren Mambauth Toyyibah, Kecamatan Mondokan, Bupati Sragen, dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati menyampaikan keprihatinannya terhadap kasus-kasus bullying yang terjadi di Indonesia. Ia menjelaskan bahwa bullying dapat dibagi menjadi dua bentuk, yaitu verbal dan non-verbal.

“Bullying verbal terjadi ketika seseorang menggunakan kata-kata yang merendahkan, menyakiti hati, atau mengejek orang lain,” ungkap Yuni.

Bupati menekankan pentingnya merubah kebiasaan ini dengan memulai dari hal sederhana, seperti memanggil seseorang dengan panggilan yang menyenangkan, bukan dengan cara yang merendahkan.

BeritaTerkait

Banjir Bandang Terjang Pusat Pemerintahan Kabupaten Solok, Akses Padang-Solok-Jambi Terputus

Warga Selogiri Meninggal Usai Terjatuh dari Pohon di Area Persawahan

“Selain itu, postur tubuh seseorang juga seringkali menjadi sasaran ejekan atau bullyan, yang dikenal dengan istilah body-shaming,” jelasnya.

Sementara bullying non-verbal seringkali dilakukan oleh anak laki-laki, dan termasuk tindakan seperti menendang, mendorong, memukul, atau menjambak. Korban bullying non-verbal biasanya adalah anak yang dianggap kurang dominan dan diintimidasi oleh mereka yang merasa lebih kuat, seringkali karena badan yang lebih besar atau memiliki keahlian bela diri.

Untuk mencegah praktek bullying di sekolah dan pondok pesantren, Bupati menggarisbawahi pentingnya peran aktif dan kerjasama antara guru, orang tua, dan siswa.

“Sekolah harus menjadi tempat yang aman bagi siswa, di mana mereka tidak takut melaporkan kasus bullying. Kami telah bekerja sama dengan Kepolisian untuk memberikan sosialisasi dan edukasi tentang kasus bullying di berbagai sekolah di Kabupaten Sragen,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Sragen, Mustaqim menyatakan, dalam rangka hari Santri Nasional Pemerintah Kabupaten Sragen dan Baznas Sragen bersinergi mentasharufkan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), untuk insentif kepada 1.457 Santri, 201 penjaga marbot, dan Insentif bagi 197 Kyai/Ustadz yang dibagi dalam beberapa tahap dengan total pentasharufan senilai Rp947.200.000.

“Semoga dana ZIZ yang ditasharufkan membawa keberkahan untuk muzzaki dan mustahik dan seluruh pihak yang telah menunaikan zakat. Semoga memberikan pengaruh yang positif terhadap mustahik. Kedepan mereka dapat menjadi muzzaki yang sukses di Sragen,” imbuhnya.

Hari Santri Nasional di Pondok Pesantren Mambauth Toyyibah juga dimeriahkan dengan kehadiran pendongeng muslim asal Surakarta, Kak Jun, dan ditutup dengan tausyiah oleh Pimpinan Pondok Pesantren Mambauth Toyyibah, KH Ahmad Riyard Mushoffa. Semoga peringatan ini membawa kesadaran akan pentingnya mengatasi bullying dan memberikan perlindungan bagi generasi muda Indonesia. @indonesiabuzz

Tags: Baznas SragenBupati SragenHari Santri NasionalKasus Bullying
Share219SendScan

Trending

KPK Dalami Aliran Rp106,3 Miliar dalam Kasus Suap ATR/BPN
News

KPK Dalami Aliran Rp106,3 Miliar dalam Kasus Suap ATR/BPN

7 hours ago
2.327 Mahasiswa Wonogiri Berebut 605 Kuota Pemuda Berprestasi
News

2.327 Mahasiswa Wonogiri Berebut 605 Kuota Pemuda Berprestasi

7 hours ago
Polres Ngawi Tetapkan Pria di Geneng sebagai Tersangka Dugaan Pencabulan Anak
News

Polres Ngawi Tetapkan Pria di Geneng sebagai Tersangka Dugaan Pencabulan Anak

7 hours ago
Indeks Desa 2026 Catat 174 Desa Mandiri di Madiun
News

Indeks Desa 2026 Catat 174 Desa Mandiri di Madiun

10 hours ago
Auto Draft
Ekonomi & Bisnis

KAI Daop 7 Potong Harga Tiket 10 Persen bagi Akademisi

10 hours ago
Indonesiabuzz.com

TERBARU

KPK Dalami Aliran Rp106,3 Miliar dalam Kasus Suap ATR/BPN

KPK Dalami Aliran Rp106,3 Miliar dalam Kasus Suap ATR/BPN

September 22, 2026
2.327 Mahasiswa Wonogiri Berebut 605 Kuota Pemuda Berprestasi

2.327 Mahasiswa Wonogiri Berebut 605 Kuota Pemuda Berprestasi

September 22, 2026

TERPOPULER

Keterbatasan Anggaran Tak Halangi Atlet Muda Sasana Soerjo Ngawi Borong Lima Medali di Kejurprov IBCA MMA

Perempuan 54 Tahun Ditemukan Meninggal di Aliran Bengawan Solo Ngawi

Mahasiswa PK UNY Edukasi 300 Siswa SD Condongcatur Tentang PHBS

Untung, Latief, dan Supardjo: Para Perwira dalam Pusaran G30S

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Sitemap

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Buzz
  • Halo Indonesia
  • News
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Kemasyarakatan
  • Tokoh
  • Entertainment
    • Hiburan
    • Selebritis
  • Humaniora
    • Budaya
    • Historia
    • Sastra
    • Inspirasi
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Finansial
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Relationship
    • Sport
    • Teknologi
    • Wanita
  • Sudut Pandang
    • Celoteh
    • Kata Pakar
    • Opini
  • Travel & Staycation
  • Pojok Milenial
  • Foto

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In