IndonesiaBuzz: Surabaya, 21 Juli 2025 – Sebuah karya teater realis berbahasa Jawa khas Bojonegoro berjudul HP Anyar dipentaskan di Gedung Teater Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatikta (STKW) Surabaya, Senin (21/7/25). Pementasan ini disutradarai oleh Oky Dwi Cahyo, seniman muda asal Bojonegoro yang dikenal aktif menggarap tema-tema sosial.
HP Anyar mengisahkan sebuah keluarga sederhana yang harus menghadapi permintaan anak-anaknya untuk membeli ponsel baru di tengah kesulitan ekonomi. Dengan mengandalkan uang arisan, sang ibu akhirnya membelikan kedua anaknya ponsel pintar. Namun, jalan hidup mereka berbeda: sang kakak memanfaatkan ponsel untuk berjualan daring, sedangkan sang adik justru terjerumus dalam judi online yang berujung merugikan keluarga.
“Di kisah HP Anyar ini Agus meminta HP malah dipakai untuk judi online sehingga merugikan dirinya dan keluarga,” jelas Oky seusai pementasan. Ia menambahkan, keprihatinannya terhadap penyalahgunaan teknologi mendorong lahirnya naskah ini. “Kecanggihan teknologi seharusnya dimanfaatkan untuk hal-hal yang produktif, bukan malah sebaliknya,” tegasnya.
Pementasan berdurasi sekitar satu jam ini disambut antusias oleh penonton. Salah satu penonton asal Surabaya, Bias Cesaria (35), mengaku terhibur sekaligus mendapat banyak pelajaran. “Selain ceritanya, saya juga jadi tahu kosakata baru seperti kata genyo yang artinya ‘kenapa’ dalam percakapan sehari-hari orang Bojonegoro,” tuturnya.
Dikenal sebagai pegiat seni tradisi, Oky Dwi Cahyo juga aktif melestarikan sandur, seni drama rakyat Bojonegoro yang sempat nyaris punah akibat stigma politik pada era 1965. Kini, sandur kembali hidup dengan bentuk lebih modern dan cerita-cerita yang dekat dengan realitas masyarakat.
Pagelaran HP Anyar di Surabaya menjadi upaya konkret seniman daerah untuk menghadirkan tontonan yang sekaligus sarat tuntunan, terutama soal risiko kecanduan judi online di kalangan remaja. (M. Thohir/Koresponden Bojonegoro)







