IndonesiaBuzz: Madiun, 16 Januari 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun meluncurkan program wisata tematik “Rail Tour Jawa Timur” sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui pariwisata berbasis kereta api.
Program ini telah berjalan sejak 30 Oktober 2025 dan menargetkan masyarakat untuk menikmati perjalanan yang nyaman sekaligus edukatif.
Program Rail Tour Jawa Timur merupakan hasil kolaborasi antara KAI Daop 7 Madiun dan 12 pemerintah daerah di Jawa Timur, termasuk Magetan, Ngawi, Madiun, Nganjuk, Jombang, Kediri, Tulungagung, serta Blitar.
Keterlibatan Dinas Pariwisata dan Dinas Komunikasi dan Informatika setempat memperkuat integrasi layanan transportasi dengan destinasi wisata unggulan.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyatakan, “Program ini adalah bentuk kolaborasi lintas sektor yang sangat kami banggakan. Ini melibatkan pemerintah daerah, KAI, dan pelaku industri pariwisata lokal.” Ia menambahkan, “Kami berharap sinergi ini dapat memberikan kesan baru bagi masyarakat. Perjalanan tidak hanya nyaman, tetapi juga penuh nilai edukasi, sejarah, dan budaya. Jaringan perkeretaapian kami siap menjadi jalur utama menuju petualangan baru di Jawa Timur.”
Salah satu paket unggulan dalam Rail Tour Jawa Timur adalah Paket Wisata Kota Sejuta Pantai Tulungagung.
Tarifnya Rp385.000 per orang dengan titik keberangkatan dari Stasiun Madiun, Nganjuk, Kertosono, dan Kediri.
Paket ini mencakup tiket kereta api pulang-pergi menggunakan KA Gajayana dan KA Malabar, tour guide, angkutan lanjutan (feeder), serta tiket masuk destinasi wisata.
Destinasi utama yang dikunjungi dalam paket ini antara lain Pantai Midodaren, Jalur Lintas Selatan (JLS) Tulungagung, dan pusat oleh-oleh khas daerah setempat.
KAI menekankan bahwa pemanfaatan moda transportasi kereta api dalam wisata tidak hanya menghadirkan kenyamanan, tetapi juga mendukung pariwisata ramah lingkungan.
Tohari menambahkan, “PT KAI Daop 7 Madiun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung program ini.
Dengan memilih transportasi kereta api untuk berwisata, masyarakat turut berkontribusi dalam menciptakan ekosistem pariwisata yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
”Program ini menegaskan posisi KAI Daop 7 Madiun tidak hanya sebagai penyedia transportasi, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi daerah melalui inovasi wisata berbasis rel. (@Arn/Hms)







