IndonesiaBuzz: Bojonegoro, 16 Agustus 2025 – Jazz Bengawan kembali hadir dan menyedot perhatian masyarakat di tepi Bengawan Solo, Kelurahan Ledok Kulon, Kecamatan Bojonegoro Kota, Jumat (15/8/25) malam. Acara musik tahunan yang sudah digelar sejak 2017 ini memasuki tahun ke-8 dan berlangsung lebih meriah dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Tidak hanya menampilkan musik jazz pada malam hari, sejak pagi hingga sore warga disuguhi beragam hiburan menarik. Di antaranya lomba memancing dengan hadiah kambing, balap perahu, hingga bazar UMKM khas Bojonegoro yang menjajakan kuliner lokal seperti nasi cemeding dan sambelan ikan wader.
Zaenal Asrori, salah satu panitia, menyampaikan bahwa Jazz Bengawan digagas oleh para pemuda Ledok Kulon bersama warga pinggiran bengawan, dengan dukungan sejumlah pihak yang peduli lingkungan.
“Kami menyelenggarakan acara musik ini agar menyemangati warga sekitar. Kita butuh semangat kolektif agar punya daya tahan untuk merawat lingkungan sekitar bengawan,” ujarnya.
Selain hiburan, acara ini juga membawa pesan penting tentang menjaga kebersihan sungai. Setiap sesi Jazz Bengawan selalu digaungkan kampanye anti buang sampah ke Bengawan Solo, menekankan bahwa sungai adalah rumah bersama yang harus dijaga kelestariannya.
Wakil Bupati Bojonegoro, Hj. Nurul Azizah, turut hadir di sela penampilan musik jazz. Ia menegaskan pentingnya seni dan kebahagiaan masyarakat untuk kemajuan daerah.
“Bahagia itu penting sekali untuk kemajuan masyarakat. Agar nantinya kita bisa bangga pada daerah sendiri, dan bisa membanggakan,” kata Nurul Azizah.
Sejumlah kelompok musik tampil memeriahkan panggung, mulai dari Keroncong Abadi Bojonegoro, Alaska Band, Mono Music, hingga bintang tamu Neojibles. Para musisi juga aktif menyampaikan pesan kepedulian lingkungan di sela-sela penampilan mereka.
Ribuan penonton, baik warga sekitar maupun pendatang, memenuhi area tepian Bengawan Solo. Suasana malam yang sejuk menambah syahdu penampilan musik.
Salah satu pengunjung, Herianto (27), mengaku terhibur meski baru pertama kali menikmati jazz.
“Ini lagu-lagu yang biasa dinyanyikan sama band-band atau dangdut. Tapi dibawakan dengan model musik yang beda. Asyik sih, meski nggak biasa mendengarkan jazz. Mewah tapi sederhana,” ungkapnya. (M.Tohir/Koresponden Bojonegoro)







