Saturday, September 12, 2026
POJOK MILENIAL
Indonesiabuzz.com
  • Terbaru
  • Terpopuler
  • Topik Pilihan
No Result
View All Result
Indonesiabuzz.com
No Result
View All Result
Home News

Lansia Tewas Terpanggang dalam Kebakaran Rumah di Ngawi, Diduga Dipicu Obat Nyamuk Bakar

by Yudi
June 12, 2026
Reading Time: 3 mins read
Lansia Tewas Terpanggang dalam Kebakaran Rumah di Ngawi, Diduga Dipicu Obat Nyamuk Bakar

Petugas pemadam Kabupaten Ngawi, saat mengevakuasi Jenazah Suryono (80) dari dalam rumahnya setelah bangunan yang ditempatinya dilalap api. Kamis malam (11/6/26) malam. (foto: dok. Damkar Kabupaten Ngawi).

IndonesiaBuzz: Ngawi, 12 Juni 2026 – Peristiwa kebakaran tragis yang merenggut nyawa seorang lanjut usia terjadi di Desa Paron, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Kamis malam (11/6/26). Seorang pria bernama Suryono (80) ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya setelah bangunan yang ditempatinya dilalap api.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di atas tempat tidur saat petugas berhasil mengendalikan kobaran api yang sebelumnya menghanguskan sebagian besar rumah tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, kebakaran bermula ketika rumah korban yang sebagian besar berbahan papan kayu tiba-tiba terbakar. Material bangunan yang mudah terbakar serta banyaknya barang di dalam rumah membuat api dengan cepat membesar dan menghanguskan sebagian besar bangunan.

Warga yang mengetahui kejadian itu segera berupaya memberikan pertolongan dengan melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya. Namun, besarnya kobaran api membuat upaya tersebut tidak mampu mengendalikan laju penyebaran api.

BeritaTerkait

KAI Beri Diskon Tiket hingga 30 Persen untuk Madiun Running Fest

Puan Minta Keluarga Lima Jurnalis Dan Tiga Kru Kapal Hilang di Selat Sunda Dapat Pendampingan

Situasi semakin mengkhawatirkan karena rumah korban berada di kawasan permukiman warga sehingga berpotensi memicu kebakaran yang lebih luas apabila tidak segera ditangani.

Menerima laporan dari masyarakat, satu unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Ngawi langsung diterjunkan ke lokasi. Petugas pemadam bersama warga berjibaku memadamkan api dan melakukan upaya penyekatan agar kobaran tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian.

Setelah proses pemadaman berlangsung, petugas menemukan korban di dalam rumah dalam kondisi meninggal dunia. Korban diketahui sebelumnya sedang mengalami sakit dan diduga tidak memiliki cukup waktu maupun kemampuan untuk menyelamatkan diri ketika api mulai membesar.

Tubuh korban ditemukan dalam kondisi mengalami luka bakar akibat terjebak di dalam rumah yang terbakar.

Kepala Seksi Keselamatan Pemadam Kebakaran Kabupaten Ngawi, Rochmat Angga, membenarkan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Iya betul, kejadian kebakaran rumah tadi ada korban jiwa. Korban pemilik rumah ditemukan petugas sudah dalam kondisi tewas di tempat tidur. Setelah dilakukan pemeriksaan petugas, diduga penyebab kebakaran dari obat nyamuk bakar yang menyulut barang mudah terbakar,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal yang dilakukan petugas, sumber api diduga berasal dari penggunaan obat nyamuk bakar yang mengenai atau menyulut material mudah terbakar di dalam rumah.

Meski masih memerlukan pendalaman lebih lanjut, dugaan tersebut mengarah pada faktor kelalaian penggunaan sumber api terbuka di dalam ruangan yang dipenuhi bahan mudah terbakar.

Kondisi rumah yang didominasi material kayu diduga mempercepat proses penyebaran api sehingga korban tidak memiliki cukup waktu untuk menyelamatkan diri.

Selain menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut juga mengakibatkan kerusakan parah pada bangunan rumah dan berbagai barang milik korban.

Petugas memperkirakan nilai kerugian material akibat kejadian tersebut mencapai sekitar Rp80 juta.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat penting mengenai risiko kebakaran rumah tangga yang masih sering terjadi akibat penggunaan sumber api sederhana seperti lilin, kompor, maupun obat nyamuk bakar.

Pada kelompok lansia yang tinggal sendiri atau memiliki keterbatasan mobilitas, risiko menjadi lebih besar karena kemampuan untuk merespons keadaan darurat cenderung lebih lambat dibandingkan anggota keluarga lainnya.

Petugas mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan benda yang berpotensi memicu kebakaran, terutama saat malam hari atau ketika penghuni rumah sedang beristirahat.

Selain memastikan sumber api telah padam sebelum tidur, masyarakat juga dianjurkan menempatkan bahan mudah terbakar pada lokasi yang aman serta memperhatikan kondisi anggota keluarga yang memiliki keterbatasan fisik agar dapat memperoleh perlindungan lebih baik saat terjadi keadaan darurat.

Tragedi yang menimpa Suryono menjadi duka mendalam bagi warga Desa Paron sekaligus menjadi peringatan bahwa kebakaran rumah dapat terjadi dari sumber yang tampak sederhana. Kewaspadaan dan budaya keselamatan di lingkungan rumah tangga menjadi kunci utama untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang. (Esaputra /Koresponden Ngawi).

Tags: kabupaten NgawiKebakaran RumahKecamatan ParonLansiaTewas
Share222SendScan

Trending

Auto Draft
News

KAI Beri Diskon Tiket hingga 30 Persen untuk Madiun Running Fest

7 hours ago
Puan Minta Keluarga Lima Jurnalis Dan Tiga Kru Kapal Hilang di Selat Sunda Dapat Pendampingan
News

Puan Minta Keluarga Lima Jurnalis Dan Tiga Kru Kapal Hilang di Selat Sunda Dapat Pendampingan

9 hours ago
Polisi Sebut PN dan KT Masuk DPO Sejumlah Kasus Kriminal di Papua
News

Polisi Sebut PN dan KT Masuk DPO Sejumlah Kasus Kriminal di Papua

12 hours ago
SAR Banten Dalami Temuan Pelampung dalam Pencarian Lima Jurnalis Dan Tiga Kru Kapal
News

SAR Banten Dalami Temuan Pelampung dalam Pencarian Lima Jurnalis Dan Tiga Kru Kapal

12 hours ago
HUT ke-81 TNI, TNI-Polri Bersama Warga Bersihkan Pasar Sukolilo Madiun
News

HUT ke-81 TNI, TNI-Polri Bersama Warga Bersihkan Pasar Sukolilo Madiun

13 hours ago
Indonesiabuzz.com

TERBARU

Auto Draft

KAI Beri Diskon Tiket hingga 30 Persen untuk Madiun Running Fest

September 11, 2026
Puan Minta Keluarga Lima Jurnalis Dan Tiga Kru Kapal Hilang di Selat Sunda Dapat Pendampingan

Puan Minta Keluarga Lima Jurnalis Dan Tiga Kru Kapal Hilang di Selat Sunda Dapat Pendampingan

September 11, 2026

TERPOPULER

Wonogiri Jadi Tuan Rumah Pra POPDA Zona II Jateng 2026, 659 Atlet Pelajar Berebut Tiket ke Semarang

Cuaca Panas dan Kering, Perhutani Ngawi Siagakan 140 Personel Cegah Kebakaran Hutan

Wilujengan Alas Krendowahono Tutup Tradisi Kiblat Sekawan Kraton Surakarta

Menapak Sejarah Bregada Prajurit Kraton Surakarta, Simbol Kejayaan yang Tetap Bertahan

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Sitemap

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Buzz
  • Halo Indonesia
  • News
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Kemasyarakatan
  • Tokoh
  • Entertainment
    • Hiburan
    • Selebritis
  • Humaniora
    • Budaya
    • Historia
    • Sastra
    • Inspirasi
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Finansial
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Relationship
    • Sport
    • Teknologi
    • Wanita
  • Sudut Pandang
    • Celoteh
    • Kata Pakar
    • Opini
  • Travel & Staycation
  • Pojok Milenial
  • Foto

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In