Indonesiabuzz.com : Sumenep, 5 Juni 2024 – Pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum guru (ST) kepada banyak siswanya di SD Negri Sumenep yang dilakukan sejak lama tersebut, kini berujung dengan aksi unjuk rasa oleh puluhan mahasiswa yang tergabung dalam GMNI Sumenep bersama para orang tua korban. Mereka berunjukrasa ke Polres Sumenep.
Mereka menuntut agar oknum guru di salah satu SD Negeri di Kecamatan Kota Sumenep yang diduga melakukan tindak asusila terhadap murid-muridnya, segera ditangkap.
“Pak Kapolres, kenapa kasus pencabulan ini lamban penanganannya. Dimana hati nurani kalian? Tidak kah pak polisi ini menyadari, kasus itu telah membuat trauma generasi kita. Kami kesini bersama orang tua korban, untuk mencari keadilan,” teriak korlap aksi, Alimuddin, Rabu (05/06/2024).
“Pak Kapolres, usut tuntas kasus predator anak ini. Dia iblis berwajah manusia. Kasus ini sudah sangat lama terjadi. Korbannya pun sangat banyak,” teriak Alimuddin.
Menanggapi aksi tersebut, Kapolres Sumenep, AKBP Henri Noveri Santoso mengatakan bahwa tersangka pelaku pencabulan berinisial ST telah ditangkap dan ditahan di Polres Sumenep.
“Tadi malam kami sudah menangkap dan menahan tersangka pelaku. Kami pastikan proses hukum ini akan jalan terus,” ungkapnya.
Mendengar jawaban dari Kapolres Sumenep, massa menyatakan ketidakpuasannya dan menuntut agar tersangka dibawa keluar ke hadapan keluarga korban, untuk membuktikan bahwa pelaku benar-benar telah ditangkap.
“Kami perlu bukti. Bawa keluar tersangka. Bawa kesini pelaku, agar kami benar-benar tahu, iblis itu sudah ditangkap,” ucap Alimuddin.
Pihak Polres mengambil jalan tengah dengan mengajak perwakilan dari pengunjukrasa untuk masuk ke Mapolres dan melihat tersangka secara langsung. Kemudian belasan perwakilan termasuk orang tua korban pun masuk ke Mapolres, untuk membuktikan sendiri keberadaan tersangka dalam tahanan. (Puthut-Red)







