IndonesiaBuzz: Madiun, 28 April 2025— Di saat banyak daerah melarang kegiatan study tour dan wisuda, Pemerintah Kota Madiun mengambil kebijakan berbeda. Wali Kota Madiun, Maidi, memastikan kedua kegiatan tersebut tetap dapat dilaksanakan dengan syarat tertentu.
“Saya rasa tidak masalah jika kegiatan ini dilaksanakan, asalkan ada pertimbangan yang matang,” ujar Maidi, dikutip dari Radar Madiun, Senin (28/4/2025).
Maidi menegaskan bahwa study tour dan wisuda boleh digelar selama tidak membebani orang tua siswa. Ia menyarankan agar study tour dilakukan di daerah terdekat, sedangkan pelaksanaan wisuda dapat digelar secara sederhana tanpa kemewahan berlebihan.
“Jika ada siswa yang kesulitan dengan biaya, sekolah harus memberikan keringanan. Jangan sampai ada siswa yang tidak bisa mengikuti hanya karena alasan biaya,” tegasnya.
Untuk mendukung kegiatan wisuda, Pemkot Madiun juga membuka akses gedung-gedung milik pemerintah secara gratis. Sekolah dapat menggunakan fasilitas tersebut tanpa dipungut biaya.
Sementara untuk study tour ke luar kota, Maidi mengingatkan pentingnya menjaga faktor keamanan dan keselamatan siswa. Ia menyarankan sekolah meminta pengawalan dari kepolisian jika menggunakan lebih dari satu bus, serta memilih tujuan yang aman dan menghindari lokasi berisiko tinggi, seperti pantai saat cuaca buruk.
“Keselamatan siswa harus menjadi prioritas. Jangan sampai kegiatan yang seharusnya menyenangkan justru berakhir dengan kejadian yang tidak diinginkan,” ucap Maidi.
Wali Kota berharap semua siswa dapat berpartisipasi tanpa terkecuali. Menurutnya, kegiatan ini harus inklusif, tanpa ada kesenjangan, dan memberikan pengalaman berharga bagi seluruh siswa.
“Saya tidak melarang. Jika ada daerah lain yang melarang, itu sah-sah saja. Setiap daerah tentu memiliki kondisi yang berbeda,” pungkasnya.




