IndonesiaBuzz : Madiun, 2 Agustus 2026 – Bupati Madiun Hari Wuryanto menghadiri Haul Akbar yang menjadi rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Madiun ke-458 di Pendopo Ronggo Djumeno Caruban, Sabtu (1/8/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Madiun itu dihadiri Wakil Bupati Madiun, jajaran Forkopimda, para ulama, habaib, tokoh masyarakat, serta ribuan jemaah Al-Khidmah dan Thoriqoh Al-Qodiriyah sebagai ikhtiar bersama memanjatkan doa bagi kemajuan daerah.
Acara berlangsung khidmat dengan dihadiri berbagai unsur masyarakat dan pemangku kepentingan.
Selain menjadi bagian dari peringatan hari jadi daerah, Haul Akbar juga menjadi ajang mempererat kebersamaan antara pemerintah, ulama, dan masyarakat.Dalam sambutannya, Hari Wuryanto menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta mengapresiasi panitia dan Pengurus Daerah yang telah menyiapkan seluruh rangkaian acara.
Menurutnya, momentum ini memiliki makna penting dalam perjalanan pembangunan Kabupaten Madiun.
“Peringatan Hari Jadi Kabupaten Madiun ke-458 yang dirangkai dengan Haul Akbar ini merupakan momentum penting bagi kita untuk mensyukuri berbagai nikmat dan pencapaian pembangunan yang telah kita raih bersama. Keberhasilan ini tentu berkat kerja keras, kebersamaan, doa, dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat,” ujar Bupati.
Pada kesempatan itu, Bupati juga memohon doa kepada para alim ulama, habaib, masyayikh, dan seluruh jemaah agar Pemerintah Kabupaten Madiun senantiasa diberi petunjuk, kekuatan, serta kemudahan dalam menjalankan amanah pembangunan.
Ia berharap Kabupaten Madiun terus tumbuh sebagai daerah Bersahaja (Bersih, Sehat, dan Sejahtera), aman, tenteram, rukun, penuh keberkahan, serta terhindar dari berbagai musibah dan bencana.
Tingginya antusiasme masyarakat yang mengikuti Haul Akbar menjadi perhatian Bupati. Karena itu, ia berharap kegiatan tersebut dapat terus menjadi agenda tahunan di Kabupaten Madiun.
Menutup sambutannya, Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Madiun untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus menyampaikan permohonan maaf atas berbagai keterbatasan yang masih ada.
“Santen toyane kelapa, cekap semanten atur kula,” pungkas Bupati Madiun. (@Arn/Kominfo)







