IndonesiaBuzz : Madiun, 16 September 2026 – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA mengirim empat kereta terakhir Trainset 9 (TS 9) dari Banyuwangi menuju Madiun, Rabu (16/9/2026).
Pengiriman ini membuat seluruh 12 kereta dalam satu trainset tersebut telah masuk tahapan distribusi menuju Madiun.
Empat kereta terakhir diberangkatkan melalui Pelabuhan Bulusan, Banyuwangi. Sebelumnya, empat kereta pertama dikirim dengan kombinasi jalur darat dan rel melalui Probolinggo, sedangkan empat kereta lainnya telah tiba di Tanjung Perak pada 13 September dan bersandar pada 15 September 2026.
Senior Manager Corporate Communications PT INKA, Nanang Agung Rohmandiyas, menjelaskan penggunaan sejumlah jalur pengiriman disesuaikan dengan kondisi produk, kesiapan infrastruktur, serta ketentuan pemerintah terkait Over Dimension Over Loading (ODOL).
“Empat kereta pertama menggunakan kombinasi jalur darat dan rel melalui Probolinggo, sementara delapan kereta berikutnya kami kirim melalui Pelabuhan Bulusan. Skema ini kami siapkan agar distribusi tetap berjalan efektif sekaligus mengikuti ketentuan pemerintah terkait ODOL,” ujar Nanang.
Rangkaian yang sebelumnya tiba di Tanjung Perak selanjutnya digeser melalui Stasiun Kalimas untuk meneruskan perjalanan menuju Madiun.
Setelah seluruh rangkaian tiba di Madiun, TS 9 akan menjalani inspeksi dan pengujian sesuai tahapan yang ditetapkan INKA.
“Produk yang kami kirim memiliki dimensi dan kebutuhan penanganan khusus. Karena itu, pola distribusinya kami sesuaikan dengan kesiapan infrastruktur dan regulasi yang berlaku. Jalur laut menjadi salah satu alternatif yang terus kami optimalkan,” jelas Nanang.
Selain pengiriman TS 9, INKA masih melakukan general check up terhadap KRL iE305/CLI-225. Satu trainset telah memasuki tahap akhir pemeriksaan dan ditargetkan selesai pekan ini, sementara enam trainset lainnya masih menjalani pemeriksaan di Overhaul Depok dan Overhaul Manggarai.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang timbul akibat adanya general chek up yg dilakukan mengganggu mobilitas pengguna krl. Saat ini satu trainset sudah berada pada tahap akhir pengecekan, sementara enam trainset masih menjalani pemeriksaan dan selesai secara bertahap. Fokus kami adalah memastikan seluruh aspek yang berkaitan dengan keselamatan dan keandalan sarana berada dalam kondisi optimal,” kata Nanang.
Setelah seluruh pemeriksaan selesai, INKA akan menyerahkan kembali rangkaian kepada KAI Commuter.
Sementara waktu dan pola pengoperasian rangkaian dalam pelayanan penumpang menjadi kewenangan KAI Commuter sebagai operator. Proses produksi Trainset 8 sebelumnya juga telah diselesaikan. (@Hms)







