IndonesiaBuzz: Lamongan, 29 Februari 2024 – Ratusan pesilat yang terlibat dalam kericuhan di Jalan Karanggeneng-Sukodadi, Lamongan, akhirnya dikembalikan kepada orang tua mereka setelah menjalani pemeriksaan intensif oleh pihak berwenang. Setelah kejadian tersebut, para pesilat diminta untuk sungkem dan meminta maaf kepada orang tua mereka sebagai bentuk pertanggungjawaban atas perilaku mereka.
Sebanyak 160 pesilat, yang terdiri dari 156 laki-laki dan 4 perempuan, dipulangkan dan diserahkan kepada orang tua mereka di Gedung SKJ Mapolres Lamongan, Kamis (29/2/2024). Kasat Binmas Polres Lamongan, AKP Turkhan Badri, mengingatkan kepada orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak mereka dan menghindari pergaulan yang tidak sehat.
“Kami mohon kepada orang tua untuk lebih memperhatikan anak-anak mereka, baik di dalam maupun di luar rumah. Hindari pergaulan yang tidak baik dan kegiatan yang tidak bermanfaat,” kata AKP Turkhan Badri.
Sebelum dipulangkan, para pesilat diminta untuk meminta maaf secara langsung kepada orang tua mereka. Dengan penuh penyesalan, para pesilat bersimpuh di depan orang tua mereka sambil memohon maaf atas perbuatan mereka yang telah menimbulkan kericuhan.
Rekaman haru terjadi saat tangis orang tua pecah ketika anak-anak mereka meminta maaf. Dalam suasana haru tersebut, para orang tua memberikan nasihat agar anak-anak mereka tidak mengulangi kesalahan yang sama.
Usai pertemuan tersebut, orang tua para pesilat juga diminta untuk menandatangani surat pernyataan sebagai komitmen bahwa mereka akan lebih memperhatikan dan mengawasi anak-anak mereka dengan lebih baik.
Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda Andi Nur Cahya, menjelaskan bahwa para pesilat tersebut akan dijerat sesuai dengan hukum yang berlaku, termasuk UULAJ nomor 22 tahun 2009 untuk pelanggaran kendaraan bermotor dan UU Darurat Nomor 12 tahun 1951 untuk pelanggaran senjata tajam.
Kericuhan yang terjadi pada Selasa malam tersebut telah menimbulkan kerugian dan ketidaknyamanan bagi masyarakat sekitar. Selain pesilat, puluhan sepeda motor turut diamankan oleh pihak kepolisian, bersama dengan sejumlah senjata tajam yang dibawa oleh peserta konvoi tersebut.







