IndonesiaBuzz: Jakarta, 22 Mei 2025 — Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi memutus akses situs PeduliLindungi.id setelah ditemukan adanya penyusupan yang mengalihkan laman tersebut ke situs perjudian online.
“Tindakan ini diambil menyusul adanya laporan masyarakat mengenai munculnya konten perjudian online dalam website tersebut,” ungkap Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi, Alexander Sabar, dikutip dari Media Indonesia, Kamis (22/5).
Alexander menegaskan, langkah tegas ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memerangi penyebaran konten ilegal, khususnya judi online, serta melindungi masyarakat dari risiko kebocoran data dan paparan konten negatif.
Hasil verifikasi internal Komdigi menunjukkan situs PeduliLindungi.id mengalami defacement, yakni peretasan yang menyebabkan tampilan situs berubah dan menampilkan konten tidak semestinya, dalam hal ini mengarah ke laman judi daring.
“Setelah integrasi, situs PeduliLindungi.id sudah tidak lagi digunakan dan tidak berada dalam kendali operasional Kemenkes,” tegas Alexander.
Sementara itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menegaskan bahwa situs tersebut sudah bukan lagi tanggung jawab mereka sejak platform PeduliLindungi resmi bertransformasi menjadi SatuSehat pada Maret 2023.
“Jadi, SatuSehat sejak berubah dari PL (PeduliLindungi) per Maret 2023, otomatis pengelolaan, termasuk urusan keamanan, seluruhnya berikut website, juga tidak di Kemenkes lagi, dan dikelola oleh pihak lain,” jelas Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman.
Aji mengimbau masyarakat agar waspada terhadap situs yang mengatasnamakan PeduliLindungi, terlebih jika meminta data pribadi. Ia menegaskan, saat ini layanan resmi yang dikelola Kemenkes adalah SatuSehat, yang dapat diakses melalui situs satusehat.kemkes.go.id dan aplikasi SatuSehat Mobile.
Sebagai informasi, PeduliLindungi adalah platform yang dikembangkan Kemenkes selama pandemi Covid-19 untuk keperluan pelacakan, vaksinasi, dan pemantauan kesehatan masyarakat. Sejak 2023, seluruh fungsi dan sistem aplikasi tersebut telah diintegrasikan ke dalam platform kesehatan digital nasional SatuSehat.
Pemerintah terus mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dalam mengakses situs-situs kesehatan dan memastikan alamat domain resmi sebelum memberikan data pribadi.







