IndonesiaBuzz : Madiun, 3 Februari 2026 – Kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Madiun kembali digelar di Masjid Al-Amien, Desa Uteran, Kecamatan Geger, Senin (2/3/2026) malam.
Agenda ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan ulama dalam mendukung pembangunan Kabupaten Madiun.
Bupati Madiun H. Hari Wuryanto bersama Wakil Bupati dr. Purnomo Hadi hadir dalam kegiatan tersebut didampingi jajaran Forkopimda, Sekda, pimpinan OPD, serta tokoh agama dan masyarakat setempat.
Kehadiran lengkap unsur pemerintah ini menjadi penegasan komitmen kolaboratif lintas sektor.
Di hadapan jamaah, Bupati menyampaikan bahwa pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Niki ingkang dalem suwun amargi mbangun Kabupaten Madiun mboten saged piyambak-piyambak, kedah berkolaborasi seluruh masyarakat Kabupaten Madiun, baik dari kelompok apapun yang ada di Kabupaten Madiun, kita bersama-sama untuk membangun Kabupaten Madiun,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyoroti kontribusi Muhammadiyah dalam mendukung pembangunan, khususnya di sektor ekonomi.
Menurutnya, organisasi tersebut memiliki sistem manajemen yang kuat dan berdampak langsung bagi masyarakat.
“Muhammadiyah di sisi manajemen luar biasa, di sisi perekonomian. Tadi juga disampaikan peran serta PD Muhammadiyah Kabupaten Madiun di sektor ekonomi, sudah ada 32 retel yang sudah dibangun. Ini salah satu bentuk kepedulian Muhammadiyah untuk membangun ekonomi di Kabupaten Madiun sehingga masyarakat bisa sejahtera,” jelasnya.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Madiun, Dr. KH. Agus Tri Cahyo, menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran pemerintah daerah secara lengkap dalam kegiatan tersebut. Ia menilai momen ini sebagai bagian penting dalam memperkuat hubungan kelembagaan.
“Sejak Otonomi Daerah tahun 2004 lalu kemudian mekar Muhammadiyah menjadi kota dan kabupaten, insyaallah baru kali ini Bapak Bupati komplit lalu ke Muhammadiyah Kabupaten Madiun,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan komitmen organisasinya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam berbagai sektor pembangunan.
“Muhammadiyah adalah merupakan mitra strategis dari pemerintah dan tentunya kami berupaya untuk bisa memberikan kontribusi peran nyata bagi Kabupaten Madiun baik di bidang pendidikan, kesehatan, dakwah, termasuk juga bidang ekonomi,” katanya.
Saat ini, Muhammadiyah Kabupaten Madiun mengelola 19 taman kanak-kanak, sejumlah sekolah dasar hingga menengah, serta hampir 32 unit ritel yang tersebar di berbagai wilayah.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Pemkab Madiun turut menyalurkan bantuan berupa dua paket Al-Qur’an, dukungan dana kegiatan keagamaan, serta beras satu kuintal untuk kebutuhan masyarakat sekitar masjid.
Safari Ramadan ini diharapkan menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan Kabupaten Madiun yang rukun dan sejahtera. (@Arn/Tim)







