IndonesiaBuzz: Wonosobo, 12 November 2025 – Aksi brutal terjadi di sebuah warung makan Lamongan di area Terminal Sapuran, Wonosobo. Seorang pria berinisial K (47) tiba-tiba mengamuk sambil menenteng parang dan menghancurkan etalase kaca warung. Akibatnya, pecahan kaca mengenai salah satu karyawan hingga terluka ringan.
Kapolsek Sapuran, AKP Suryanto, menjelaskan peristiwa itu terjadi pada Minggu (19/10/25) sekitar pukul 00.05 WIB. Pelaku datang dengan emosi meluap, langsung mengayunkan parang sebanyak tiga kali ke arah etalase tanpa alasan jelas.
“Pelaku ini memang sering datang ke warung selama seminggu terakhir. Ia kerap minta makan gratis sambil membentak karyawan. Karena mengganggu pengunjung lain, pemilik warung sempat menegur dengan baik. Tapi malah dibalas dengan pengrusakan,” ujar AKP Suryanto dalam konferensi pers, Rabu (12/11/25).

Usai kejadian, korban langsung melapor ke Polsek Sapuran. Unit Reskrim bersama Tim Resmob Polres Wonosobo bergerak cepat memburu pelaku. Tak sampai 24 jam, pelaku berhasil ditangkap di SPBU Kalikajar, saat hendak mengisi bensin sepeda motornya pada Senin (20/10/25).
Dalam pemeriksaan, K mengakui semua perbuatannya. Ia bahkan menunjukkan lokasi tempat menyembunyikan parang yang dipakai saat beraksi. Polisi kemudian mengamankan barang bukti berupa sebilah parang dan pecahan kaca etalase untuk penyelidikan lebih lanjut.
“Pelaku sudah kami amankan di Mapolsek Sapuran. Ia dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang penyalahgunaan senjata tajam atau Pasal 406 KUHP tentang pengrusakan. Ancaman hukumannya maksimal 10 tahun penjara,” tegas Kapolsek.
Peristiwa ini sempat membuat warga sekitar geger. Warung yang biasanya ramai pengunjung mendadak sepi pascakejadian. Polisi pun mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan segera melapor jika menemukan kejadian serupa.
“Yang penting masyarakat tidak main hakim sendiri. Laporkan ke kami kalau ada tindakan yang meresahkan,” tutup AKP Suryanto. (Hermawan P/Koresponden Wonosobo)







