IndonesiaBuzz: Ponorogo – Dalam rangka menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Ponorogo 2024, Polres Ponorogo mengintensifkan patroli dunia maya guna mencegah polarisasi, penyebaran berita hoaks, dan kampanye hitam (black campaign). Langkah ini dilakukan sebagai upaya untuk menjaga situasi tetap kondusif selama tahapan Pilkada berlangsung.
Kapolres Ponorogo, AKBP Anton Prasetyo, mengungkapkan bahwa Polres telah membentuk tim cyber patrol yang terdiri dari personel Polres serta Satuan Tugas (Satgas) gabungan dari berbagai instansi terkait. “Menghadapi Pilkada 2024 ini, kami telah membentuk tim cyber patrol dari Polres serta satgas gabungan,” kata Anton, Jumat (30/08/2024).

Patroli dunia maya ini diharapkan mampu meminimalisir kerawanan yang mungkin timbul selama Pilkada. Anton juga menghimbau masyarakat agar tidak terpecah belah hanya karena perbedaan pilihan politik. “Pilihan boleh berbeda, tetapi persatuan dan kesatuan harus dijaga,” ujarnya.
Dalam upaya pengamanan Pilkada Ponorogo 2024, Polres Ponorogo menerjunkan 635 personel, dengan tambahan 240 personel dari TNI dan Linmas. Operasi pengamanan Pilkada, yang diberi nama Operasi Mantap Praja 2024, berlangsung selama 125 hari, dimulai dari 19 Agustus 2024 hingga seluruh tahapan Pilkada selesai.
Sebelumnya, Polres Ponorogo telah melaksanakan simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) sebagai bagian dari persiapan Operasi Mantap Praja Semeru 2024. Simulasi ini bertujuan untuk memastikan kesiapan personel dan peralatan dalam menghadapi potensi gangguan selama Pilkada serentak 2024.
Simulasi yang berlangsung dramatis ini menampilkan skenario pengamanan mulai dari kampanye, masa tenang, pemungutan suara di TPS, hingga rekapitulasi suara. Ketegangan sempat terjadi ketika massa yang tidak puas dengan hasil penghitungan suara melakukan unjuk rasa di depan kantor KPU Kabupaten Ponorogo. Untuk mengendalikan situasi, Brimob Polda Jatim dikerahkan untuk menghalau massa.
“Simulasi ini adalah bagian dari persiapan kami menghadapi berbagai tantangan dalam pengamanan Pilkada 2024. Kami berupaya untuk siap menghadapi kemungkinan terburuk, meskipun situasi di Ponorogo saat ini kondusif,” pungkas AKBP Anton Prasetyo.







