IndonesiaBuzz: Bojonegoro, 26 Januari 2026 – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus memperluas akses masyarakat terhadap sarana olahraga. Melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora), pemkab telah membangun delapan Gedung Olahraga (GOR) yang tersebar di sejumlah kecamatan, serta melengkapi fasilitas tersebut dengan satu stadion utama sebagai pusat kegiatan olahraga berskala lebih besar.
Kepala Dinpora Bojonegoro Arief Nanang Sugianto mengatakan, pembangunan fasilitas olahraga tersebut dilakukan secara merata agar masyarakat, khususnya di wilayah pinggiran, tidak harus pergi ke pusat kota untuk berolahraga.
“Pemkab Bojonegoro saat ini memiliki delapan GOR dan satu stadion untuk menunjang aktivitas olahraga masyarakat. Fasilitas ini kami sebar agar mudah diakses oleh warga di berbagai kecamatan,” ujar Arief, Senin (26/1/26).
Delapan GOR yang telah dibangun itu masing masing berada di Kedungadem, Tambakrejo, Kedewan, Kanor, Sumberrejo, GOR Juara yang dikhususkan untuk cabang olahraga panahan, GOR Kota, serta GOR Utama yang berlokasi di Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander.
Selain itu, Pemkab Bojonegoro juga memiliki stadion utama dengan fasilitas olahraga yang bersifat multifungsi, mulai dari lapangan sepak bola, basket, tenis lapangan, voli, sepak takraw, skateboard, hingga area sepatu roda.
“Semua fasilitas ini disiapkan agar masyarakat bisa berolahraga sesuai minat dan kebutuhannya,” tambah Arief.
Keberadaan GOR di tingkat kecamatan dinilai memberikan dampak signifikan bagi masyarakat. Warga tidak lagi harus menempuh jarak jauh untuk berolahraga, sementara fasilitas yang tersedia cukup lengkap, seperti lapangan futsal, voli, dan bulu tangkis, dengan tarif retribusi yang terjangkau.
Tak hanya dimanfaatkan untuk olahraga prestasi, GOR GOR tersebut juga kerap digunakan untuk senam bersama, latihan pencak silat, kejuaraan olahraga tingkat lokal, hingga berbagai kegiatan kemasyarakatan lainnya.
Masyarakat di kecamatan terpencil disebut menjadi pihak yang paling merasakan manfaat, karena akses terhadap sarana olahraga kini semakin dekat dan murah. Fasilitas tersebut dimanfaatkan warga untuk menjaga kebugaran, rekreasi, hingga pembinaan atlet usia dini.
Pemkab Bojonegoro berharap pemerataan sarana olahraga ini dapat mendorong gaya hidup aktif di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat pembinaan atlet muda agar prestasi olahraga daerah terus meningkat di tingkat regional maupun nasional. (M.Tohir /Koresponden Bojonegoro)







