IndonesiaBuzz: Sports – Tim Pelita Jaya Jakarta menunjukkan ketangguhannya saat bangkit di menit-menit penentu untuk mengunci kemenangan mengesankan 102–93 atas tuan rumah Borneo Hornbills di GOR Laga Tangkas, Bogor, Selasa malam (10 Juni 2025). Kemenangan ini sekaligus menjadi tanda bahwa Pelita Jaya masih menjadi pesaing kuat di puncak klasemen IBL musim ini.
Sejak kuarter pertama, Borneo sebenarnya menunjukkan permainan meyakinkan. Mereka bahkan sempat unggul signifikan 84–73 saat tersisa tujuh menit. Namun momentum berubah drastis setelah insiden di lapangan berlangsung. Pelanggaran tidak sportif oleh Sevly Rondonuwu terhadap JaQuori McLaughlin memicu ketegangan, hingga akhirnya menghadirkan konfrontasi yang melibatkan M. Rizky Ari Daffa—yang kemudian dikeluarkan oleh wasit karena masuk lapangan saat statusnya masih cadangan. Sejak saat itu, Pelita Jaya menguasai jalannya laga, mencetak run hebat 29–8 penentu kemenangan.
Dalam kemenangan ke-20 mereka musim ini, K.J. McDaniels tampil luar biasa dengan sumbangan 26 poin dan 9 rebound, diikuti JaQuori McLaughlin yang mencatatkan 24 poin, 10 assist, dan 7 rebound, serta Jerome Anthony Beane Jr. yang menambahkan 22 poin. Selain itu, James L. Dickey III dan Agassi Yeshe Goantara sama-sama memasukkan 10 poin tambahan.
Dari kubu Borneo, Isaiah Briscoe tidak bisa dipandang sebelah mata setelah menorehkan 42 poin—mencetak 17 dari 24 tembakan. Namun, perjuangannya sia-sia karena timnya gagal mempertahankan ritme sejak insiden tersebut. Nathanial Grimes berhasil double-double dengan 13 poin dan 16 rebound, sementara pemain cadangan Respati Ragil Pamungkas menyumbang 12 poin dengan empat kali triple dari delapan percobaan.
Dengan kemenangan ini, Pelita Jaya naik ke peringkat kedua klasemen IBL, menggeser Rans Simba Bogor dengan rekor 20–3. Mereka kini mengantongi peluang kuat untuk finis sebagai pemuncak klasemen reguler, mengingat masih ada tiga pertandingan tersisa.







