IndonesiaBuzz: Jakarta, 18 Juni 2025 — Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan bahwa rencana TNI Angkatan Darat (AD) untuk merekrut 24.000 prajurit baru tidak akan membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025. Ia menegaskan, kebijakan tersebut telah melewati proses perencanaan dan perhitungan yang matang.
“Pasti semua sudah diperhitungkan,” ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (17/6).
Ia menjelaskan, langkah efisiensi anggaran yang saat ini dijalankan pemerintah tidak berarti pemotongan total belanja negara. Sebaliknya, efisiensi diartikan sebagai realokasi dana dari program yang kurang prioritas ke arah program yang dinilai lebih strategis.
“Efisiensi itu bukan berarti belanja negara secara total dikurangi. Tidak. Tapi, anggaran dialihkan untuk program-program yang jauh lebih prioritas,” jelasnya.
Rekrutmen besar-besaran TNI AD ini akan difokuskan pada lima Komando Daerah Militer (Kodam), dan menurut Prasetyo, tidak akan mengganggu operasional kodam lainnya. Ia menegaskan bahwa seluruh skema pendanaan telah diperhitungkan secara menyeluruh.
“Tidak akan berpengaruh ke kodam lain. Semuanya sudah dihitung. Tidak mungkin dijalankan kalau belum diperhitungkan dengan matang,” tegasnya.







