IndonesiaBuzz: Surabaya, 3 September 2025 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kembali menghidupkan sistem keamanan lingkungan (siskamling) serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), dan tokoh masyarakat demi menjaga stabilitas wilayah tetap kondusif.
Ajakan itu disampaikan Khofifah dalam apel dan doa bersama di Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Jawa Timur, Surabaya, Selasa (2/9/2025).
“Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Gubernur Nomor 100.3/3432/013.1/2025 tentang peningkatan upaya pencegahan gangguan keamanan, ketertiban umum, dan ketenteraman masyarakat,” ujarnya.
Menurut Khofifah, SE tersebut ditujukan kepada seluruh bupati dan wali kota di Jawa Timur dengan sejumlah instruksi strategis, antara lain memperkuat koordinasi pemerintah daerah bersama TNI, Polri, instansi terkait, dan masyarakat; meningkatkan pengamanan objek vital; mencegah keterlibatan pelajar dalam aksi melanggar hukum; serta menghidupkan kembali program Kampung Tangguh dan Kampung Merah Putih.
Ia juga menekankan pentingnya peran pengurus rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW) dalam mengaktifkan ronda malam. “Siskamling efektif memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Jawa Timur maupun pendatang,” tegasnya.
Khofifah turut mengingatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan lembaga adat agar menjaga kerukunan serta mengajak masyarakat lebih bijak menyikapi informasi, khususnya yang beredar di media sosial.
“Banyak yang menghubungi saya soal isu penyerangan rumah dinas gubernur. Saya sampaikan insyaallah aman, karena TNI-Polri bekerja keras menjaga Jawa Timur,” kata Khofifah.
Gubernur juga menyoroti keterlibatan anak-anak dalam aksi anarkis. Ia menyebut beberapa pelaku masih berstatus pelajar tingkat SMP, SMA, bahkan SD. “Orang tua harus proaktif menjaga putra-putrinya. Sekolah juga harus berperan mengarahkan siswa agar tidak terlibat dalam kegiatan menyalahi aturan,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Khofifah menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polda Jatim, Kodam V/Brawijaya, Kostrad, Korps Marinir, serta masyarakat yang telah bersinergi menjaga keamanan.
“Kerja bersama TNI, Polri, pemerintah, masyarakat, dan media insyaallah membuat kondisi Jawa Timur semakin baik dan kondusif. Mari kita senantiasa waspada, peka terhadap lingkungan, dan melaporkan potensi gangguan sejak dini,” tutupnya. (Red-Nem)







