IndonesiaBuzz: Jakarta, 12 Agustus 2024 – Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo) Nezar Patria mengumumkan bahwa pihaknya tengah melakukan penelusuran terkait dugaan kebocoran data Badan Kepegawaian Negara (BKN). Penelusuran ini dilakukan dengan bekerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
“Itu lagi ditelusuri, kita juga lagi bekerja sama sama BSSN, karena ada banyak informasi-informasi yang menyebutkan soal kebocoran data ini ya,” ujar Nezar di Jakarta, Senin (12/8/2024), seperti disitat dari Antara.
Nezar menjelaskan bahwa penelusuran ini bertujuan untuk memastikan kebenaran dari dugaan kebocoran data yang dilaporkan. Ia juga menambahkan bahwa sering kali data yang diklaim bocor oleh pelaku di dark web tidak selalu sesuai dengan kenyataannya.
“Kadang-kadang data yang bocor itu bukan data yang seperti diklaim oleh pelakunya di dark web itu. Makanya kita sedang telusuri,” kata Nezar.
Lembaga Riset Keamanan Siber CISSReC juga mengungkapkan bahwa kebocoran data pribadi kembali terjadi menjelang Hari Ulang Tahun Ke-79 Republik Indonesia. Kali ini, yang menjadi korban adalah Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Temuan ini berawal dari sebuah postingan dari peretas dengan nama anonim TopiAx di Breachforums pada hari Sabtu, 10 Agustus 2024,” kata Chairman Lembaga Riset Keamanan Siber CISSReC Dr. Pratama Persadha ketika dikonfirmasi di Semarang, Minggu (11/8) pagi.





