IndonesiaBuzz: Wonogiri, 20 Juni 2026 – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Wonogiri menggelar doa bersama di Masjid Al-Ma’ruf Polres Wonogiri, Jumat (19/6/26). Kegiatan yang berlangsung usai Salat Jumat tersebut menjadi momentum spiritual untuk memperkuat nilai pengabdian, meningkatkan keimanan, serta mempererat sinergi antara Polri dan elemen masyarakat.
Doa bersama diikuti oleh personel Polres Wonogiri, tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan organisasi kepemudaan, serta mahasiswa. Kehadiran berbagai unsur masyarakat tersebut mencerminkan semangat kebersamaan dalam mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban di Kabupaten Wonogiri.
Kegiatan dipimpin oleh Ustadz KH. Hadi Nur Syafii yang sekaligus menyampaikan tausyiah bertema refleksi diri, penguatan spiritual, dan pentingnya menjaga integritas dalam menjalankan amanah.
Dalam tausyiahnya, KH. Hadi Nur Syafii mengajak seluruh peserta untuk terus memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT dengan menjalankan perintah-Nya serta menjauhi segala larangan-Nya.
Menurutnya, ketakwaan merupakan fondasi utama dalam membangun kehidupan yang penuh keberkahan, sekaligus menjadi pedoman moral dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sehari-hari.
Ia menegaskan bahwa setiap profesi, termasuk aparat kepolisian, membutuhkan landasan spiritual yang kuat agar mampu menjalankan tugas secara amanah, profesional, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat.
KH. Hadi Nur Syafii juga menyinggung makna Hari Bhayangkara ke-80 yang berdekatan dengan momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Menurutnya, kedekatan dua peristiwa tersebut dapat menjadi pengingat penting untuk melakukan introspeksi dan evaluasi diri.
Ia menjelaskan bahwa semangat hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan secara fisik, tetapi juga perubahan sikap dan perilaku menuju kondisi yang lebih baik.
“Semangat hijrah harus diwujudkan dalam pengabdian, dari kelalaian menuju kedisiplinan, dari kemalasan menuju profesionalisme, serta memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pesan KH. Hadi Nur Syafii di hadapan para peserta.
Pesan tersebut mendapat perhatian khusus karena sejalan dengan upaya Polri dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan membangun kepercayaan masyarakat.
Doa bersama yang digelar Polres Wonogiri menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang diperingati pada 1 Juli 2026. Kegiatan tersebut tidak hanya dimaknai sebagai agenda seremonial, tetapi juga sebagai wujud rasa syukur atas perjalanan panjang Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama delapan dekade.
Momentum ini sekaligus menjadi ruang refleksi bagi seluruh personel untuk mengevaluasi capaian pengabdian serta memperkuat komitmen dalam menghadapi tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks.
Polres Wonogiri menilai penguatan aspek spiritual memiliki peran penting dalam membentuk karakter anggota yang humanis, berintegritas, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Selain meningkatkan kualitas keimanan personel, kegiatan doa bersama juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Kehadiran tokoh agama, organisasi kepemudaan, dan mahasiswa menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam menjaga kondusivitas daerah.
Melalui semangat Hari Bhayangkara ke-80, Polres Wonogiri berharap dapat terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat pelayanan publik, serta menghadirkan institusi kepolisian yang semakin dekat dengan masyarakat.
Dengan mengusung nilai pengabdian, integritas, dan pelayanan yang humanis, Polres Wonogiri berkomitmen untuk terus menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan sekaligus memberikan kontribusi positif bagi pembangunan dan kehidupan sosial masyarakat di Kabupaten Wonogiri. (@Yudi S/Koresponden Wonogiri).





