IndonesiaBuzz: Wonogiri, 9 Mei 2026 – Semangat sejarah dan kebersamaan mewarnai kegiatan Napak Tilas Pangeran Sambernyawa “Tiji Tibeh” yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-285 Kabupaten Wonogiri, Jumat (8/5/26) pagi. Kegiatan tersebut dipusatkan di kawasan bersejarah Monumen Watu Gilang Nglaroh.
Kapolres Wonogiri Wahyu Sulistyo turut menghadiri kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB tersebut. Acara juga dihadiri Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, jajaran Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah, para camat, kepala desa, hingga tokoh masyarakat setempat.
Napak tilas yang menjadi agenda tahunan ini diikuti oleh 172 kelompok peserta dengan jumlah peserta dan pendukung yang mencapai sekitar 1.000 orang. Antusiasme masyarakat terlihat sejak awal kegiatan, yang tidak hanya menjadi ajang olahraga sejarah, tetapi juga momentum refleksi terhadap perjalanan panjang daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Wonogiri Setyo Sukarno menegaskan bahwa kawasan Nglaroh memiliki nilai historis penting sebagai titik awal perjalanan sejarah Kabupaten Wonogiri. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan dapat meneladani semangat perjuangan tokoh besar Jawa, Raden Mas Said yang dikenal sebagai Pangeran Sambernyawa.
“Napak tilas ini menjadi pengingat bahwa perjuangan membutuhkan pengorbanan dan kebersamaan demi kemajuan Kabupaten Wonogiri,” ujar Bupati.
Rute napak tilas dimulai dari Lapangan Pule dan berakhir di Pendopo Kabupaten Wonogiri. Sepanjang perjalanan, peserta melintasi sejumlah titik di wilayah Kecamatan Selogiri hingga memasuki pusat Kota Wonogiri, menapaki kembali jalur simbolik yang berkaitan dengan sejarah perjuangan masa lampau.
Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo menjelaskan bahwa kehadiran Kapolres dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan institusi kepolisian terhadap upaya pelestarian sejarah dan budaya lokal.
Menurutnya, Polres Wonogiri juga menurunkan personel untuk melakukan pengamanan serta pengaturan arus lalu lintas sepanjang rute kegiatan guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman dan tertib.
“Polres Wonogiri melaksanakan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas sepanjang rute kegiatan guna memberikan rasa aman kepada peserta dan masyarakat. Kehadiran Kapolres juga sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan budaya dan sejarah yang menjadi identitas masyarakat Wonogiri,” jelas AKP Anom.
Kegiatan napak tilas yang rutin digelar setiap tahun ini berlangsung tertib dan kondusif serta mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Selain memperkuat ingatan kolektif terhadap sejarah daerah, kegiatan tersebut juga menjadi ruang kebersamaan yang mempertemukan unsur pemerintah, aparat, dan masyarakat dalam satu semangat: merawat warisan perjuangan bagi generasi mendatang. (@Yudi S/Koresponden Wonogiri)







