IndonesiaBuzz: Ngawi, 4 Mei 2026 – Prestasi gemilang ditorehkan tim bela diri dari Kabupaten Ngawi dalam ajang Kejuaraan Provinsi Jawa Timur IBCA MMA 2026 yang berlangsung di Surabaya pada 1 sampai 3 Mei 2026. Tim Sasana Soerjo Ngawi tampil dominan dengan menyapu bersih 10 medali emas dari 10 atlet yang diturunkan.
Seluruh pertandingan digelar di GOR Pancasila Surabaya, yang menjadi arena adu kemampuan para atlet Mixed Martial Arts dari berbagai daerah di Jawa Timur. Hasil sempurna tersebut menjadi bukti konsistensi pembinaan atlet muda yang dilakukan Sasana Soerjo Ngawi dalam beberapa tahun terakhir.
Pelatih tim, Didit Koko Nugroho, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian yang diraih anak didiknya. Menurutnya, seluruh atlet mampu tampil maksimal dan menjalankan strategi pertandingan sesuai arahan pelatih.
“Alhamdulillah, di kejuaraan ini anak-anak bisa bermain lepas dan sesuai arahan pelatih. Dari 10 atlet yang kita turunkan, semuanya berhasil meraih medali emas,” ujarnya, Senin (4/5/26).
Koko menjelaskan, kejuaraan tersebut tidak hanya menjadi ajang berburu prestasi, tetapi juga momentum penting untuk menambah jam terbang para atlet muda yang tengah dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah Jawa Timur 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026 di Ngawi.
Menurutnya, mayoritas atlet yang diturunkan merupakan pelajar tingkat SMP dan SMA. Hal ini sengaja dilakukan agar mereka memiliki pengalaman bertanding lebih banyak sebelum turun di kompetisi pelajar tingkat provinsi.
“Yang terpenting, kejuaraan ini menambah pengalaman bertanding anak-anak yang akan kami siapkan untuk Popda mendatang,” jelasnya.
Apresiasi juga datang dari Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia Kabupaten Ngawi, Faisol. Ia menilai keberhasilan menyapu bersih seluruh kategori menjadi pencapaian luar biasa bagi dunia olahraga Ngawi.
“Saya selaku Ketua KONI Ngawi mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada atlet serta pelatih IBCA MMA Ngawi yang telah mengukir prestasi membanggakan di Surabaya. Semoga prestasi ini terus ditingkatkan,” katanya.
Hal senada disampaikan Ketua IBCA MMA Ngawi, Supardi, yang menyatakan kebanggaannya atas kerja keras atlet dan tim pelatih yang berhasil membawa nama Ngawi bersinar di tingkat provinsi.
Prestasi sapu bersih 10 medali emas ini diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga mampu memotivasi generasi muda Ngawi untuk menekuni dunia olahraga, khususnya cabang Mixed Martial Arts. Keberhasilan tersebut sekaligus menjadi modal penting bagi para atlet menuju Popda Jawa Timur 2026 yang akan digelar di Ngawi. (Esaputra /Koresponden Ngawi)







