IndonesiaBuzz: Semarang, 5 Januari 2024 – Kombes Sonny Irawan, Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah, mengumumkan langkah tegas untuk memberantas penggunaan knalpot brong menjelang masa kampanye terbuka Pilpres 2024. Tujuannya adalah menghentikan konvoi sepeda motor yang menggunakan knalpot brong selama masa kampanye terbuka nanti.
“Pada hari ini, Bapak Kapolda telah merilis maklumat terkait penggunaan knalpot brong pada kendaraan bermotor. Polda Jawa Tengah telah mengambil langkah-langkah preemtif, preventif, dan juga represif sebelum, saya tekankan lagi, bukan saat kampanye,” ujarnya di Pos Satlantas Polrestabes Semarang, Jumat (5/1/2023).
Sonny menjelaskan bahwa langkah-langkah penindakan akan dilakukan dengan sistematis dan besar. Ini termasuk upaya sosialisasi dan peringatan kepada pengguna serta bengkel-bengkel yang memproduksi dan mendistribusikan knalpot brong.
“Kami akan melakukan kegiatan ini secara besar dan terstruktur sebelum pelaksanaan kampanye terbuka pada tanggal 21. Ketika sudah memasuki masa kampanye, kami harus menghadapi massa kampanye, dan tentu saja akan timbul konflik dalam kegiatan tersebut. Oleh karena itu, sebelum masa kampanye, kami melakukan upaya preemtif, preventif, dan represif,” tambahnya.
Selain melakukan penindakan karena pelanggaran aturan, penggunaan knalpot brong juga diketahui mengganggu kenyamanan dan keamanan pengguna jalan lain. Sonny juga memberi contoh kasus di mana penggunaan knalpot brong dapat memicu konflik.
“Selain dari aspek hukum, ini melanggar aturan lalu lintas, tertulis dalam Pasal 285, Pasal 210, Pasal 48, dan Pasal 64,” tambahnya.
Polrestabes Semarang telah melaksanakan ratusan tindakan penindakan selama tiga hari terakhir. Dari tindakan tersebut, sebanyak 103 motor dan 331 sepeda motor telah disita.
“Selama ini, Polrestabes Semarang telah menjadi yang paling aktif melakukan penindakan, diikuti oleh wilayah Pati, Banyumas, dan Cilacap yang saya pantau. Namun, yang pasti, seluruh Polres bergerak untuk melakukan upaya-upaya sebelum pelaksanaan kampanye Pilpres secara terbuka,” tegasnya.







