IndonesiaBuzz: Bojonegoro, 13 November 2025 – Sebuah kafe yang berlokasi di Jalan Lettu Suwolo, tepatnya di barat Stadion Letjen H. Soedirman, turut Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro, terbakar pada Kamis (13/11/2025) dini hari. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp150 juta.
Kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 00.30 WIB, saat warga melihat kobaran api dari area dapur kafe. Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro Pos Kota menerima laporan pada pukul 01.13 WIB dari Indah Permata Putri, seorang ASN yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Damkarmat segera meluncur ke lokasi pukul 01.15 WIB dan tiba lima menit kemudian. Petugas langsung melakukan upaya pemadaman dan pendinginan. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 02.35 WIB setelah bekerja intensif selama lebih dari satu jam.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Damkarmat Bojonegoro, Ahmad Agus, menjelaskan bahwa penanganan dilakukan dengan melibatkan tiga unit armada, terdiri dari satu unit fire dome besar dan dua unit suplai air salah satunya bantuan dari BPBD Bojonegoro serta enam personel pemadam.
“Bangunan kafe berukuran 12 x 10 meter milik Rori Aprilin Sinta (27) terbakar sekitar 50 persen. Beberapa perlengkapan seperti dua lemari es, satu showcase, peralatan masak, furnitur, dan tiga unit AC turut hangus terbakar,” ujar Ahmad Agus.
Penyebab kebakaran sementara diduga berasal dari kebocoran gas LPG di area dapur. Petugas kini tengah melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.
Ahmad Agus juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang bersumber dari instalasi gas dan listrik di area dapur.
“Pastikan selang dan regulator gas terpasang dengan baik serta peralatan dapur selalu dalam kondisi aman. Kewaspadaan kecil bisa mencegah kerugian besar,” tegasnya.
Situasi di lokasi kini telah aman dan kondusif, sementara puing-puing kebakaran masih dalam proses pembersihan oleh pemilik dan warga sekitar. (M.Tohir /Koresponden Bojonegoro)







