IndonesiaBuzz: Madiun, 16 Februari 2026 – Tradisi ziarah kubur menjelang Bulan Suci Ramadhan membawa berkah tersendiri bagi para pedagang bunga di Pasar Sleko, Kota Madiun. Sepekan menjelang Ramadhan 1447 Hijriah, omzet penjualan bunga tabur diperkirakan melonjak signifikan, bahkan menembus kenaikan hingga 200 persen per hari dibandingkan hari biasa.
Sejumlah pedagang mengaku lonjakan permintaan sudah mulai terasa sejak awal pekan ini. Masyarakat berbondong-bondong membeli bunga tabur untuk keperluan ziarah ke makam keluarga, sebuah tradisi yang lazim dilakukan menjelang datangnya bulan suci.
“Beberapa hari ini penjualan meningkat drastis. Banyak warga membeli bunga tabur untuk ziarah kubur,” ujar salah satu pedagang yang enggan disebutkan namanya, Senin (16/2/2026).
Kenaikan permintaan tersebut berdampak langsung pada perputaran ekonomi harian para pedagang. Jika pada hari biasa penjualan relatif stabil, menjelang Ramadhan volume transaksi bisa berlipat ganda. Bahkan pada puncaknya, pedagang memperkirakan lonjakan bisa melampaui angka 200 persen, terutama mendekati hari-hari terakhir sebelum Ramadhan.
Dari sisi harga, bunga tabur dijual dengan variasi sesuai komposisi dan kemasan, mulai dari paket sederhana hingga campuran bunga beraroma wangi yang lebih lengkap. Pedagang berupaya menjaga harga tetap kompetitif guna mempertahankan daya beli masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan musiman.
Fenomena ini mencerminkan kuatnya tradisi sosial-keagamaan yang turut menggerakkan ekonomi sektor informal. Momentum menjelang Ramadhan tak hanya menjadi ruang refleksi spiritual bagi masyarakat, tetapi juga menjadi siklus tahunan yang menopang pendapatan pelaku usaha kecil di pasar-pasar tradisional.
Para pedagang berharap tren positif ini terus berlanjut hingga memasuki awal Ramadhan, sehingga mampu mendongkrak pendapatan dan menjaga stabilitas ekonomi keluarga mereka di tengah dinamika harga kebutuhan pokok.(Kridho S/Koresponden Madiun)







