IndonesiaBuzz: Sport – Timnas Indonesia berhasil imbangi Ekuador pada laga pembuka grup A Piala Dunia U-17 yang berlangsung di Stadion, Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (10/11/2023).
Dalam laga tersebut punggawa Garuda Muda tampil dengan cukup baik yang dapat menahan gempuran serangan Ekuador yang mendominasi pertandingan, hingga wasit Espen Eskas meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan skor tetap imbang 1-1.
Kesempatan pertama bagi Ekuador didapat usai pemain belakang Indonesia salah mengumpan. Bola jatuh ke kaki Juan Sebastián Rodriguez yang melepas tendangan jarak jauh. Beruntung kiper Ikram Al Giffari bisa mengantisipasi.
10 menit pertandingan berjalan, kedua tim masih meraba-raba permainan. Indonesia sempat menemukan ruang di pertahanan Ekuador, tapi tendangan Kafiatur Rizky jauh melenceng.
Memaksimalkan kesalahan pertahanan Ekuador, Arkhan Kaka mencatatkan nama di papan skor setelah meneruskan bola silang dari Riski Afrisal. Skor 1-0 bagi Indonesia.
Ekuador tidak membutuhkan waktu lama untuk menyamakan kedudukan. Sekitar enam menit berselang, giliran Allen Obando yang tidak terjaga di area pertahanan Indonesia memaksimalkan kesempatan itu, dengan menanduk bola yang berhasil menyamakan kedudukan 1-1.
Ekuador perlahan menunjukkan kualitasnya. Dengan sabar runner-up Copa America U-17 2023 itu coba membongkar pertahanan Indonesia. Sementara Garuda Asia kesulitan keluar dari tekanan dan cuma bisa sesekali melancarkan serangan balik.
Usai turun minum, Ekuador tetap mendominasi bola di awal babak kedua. Kesempatan hadir bagi Michael Bermudez. Namun, usahanya masih melenceng dari gawang karena terganggu bek Indonesia Sulthan Zaky.
Bermudez kembali melewatkan peluang. Sementara Ikram menepis umpan silang lawan yang berujung sepak pojok. Dari situasi bola mati itu Indonesia mampu meredam serangan Ekuador.
Tempo pertandingan melambat. Setelah usaha Allen Obando dan Michael Bermudez, Indonesia membalas lewat tendangan spekulasi Hanif Ramadhan yang masih melenceng.
Achmad Zidan coba menerobos sendirian pertahanan Ekuador. Dia lalu melepas tendangan yang melebar. Sementara usaha Ekuador menggunakan keunggulan postur saat mendapat situasi bola mati sejauh ini belum membuahkan hasil.
Lewat permainan sabar, Ekuador justru mendapat peluang melalui Allen Obando. Beruntung bagi Indonesia, tendangannya masih membentur mistar gawang.
Pertahanan Indonesia pontang-panting meredam gempuran Ekuador di lima menit sisa laga. Ofisial pertandingan kemudian menetapkan tambahan waktu 13 menit akibat seringnya partai terhenti karena pemain cedera.
Indonesia sukses meredam gempuran Ekuador di tengah menurunnya stamina. Skor 1-1 tidak berubah. Raihan satu poin dari laga ini penting dalam usaha timnas lolos ke babak 16 besar.







