IndonesiaBuzz: Semarang, 10 Agustus 2026 – Suasana berbeda terasa di Lapangan Apel Mapolda Jawa Tengah, Senin pagi (10/8/26). Bukan sekadar apel rutin, puluhan personel Polri dan masyarakat sipil berdiri dengan wajah penuh kebanggaan setelah menerima penghargaan dari Kapolda Jawa Tengah.
Sebanyak 49 penerima penghargaan, terdiri atas 37 personel Polri dan 12 masyarakat sipil, mendapat apresiasi atas prestasi, dedikasi, serta kontribusi yang dinilai membawa nama baik Polda Jawa Tengah.
Penghargaan tersebut diberikan atas beragam capaian, mulai dari karate, tenis lapangan, taekwondo, menembak, bulutangkis hingga bulutangkis paralimpik. Apresiasi juga diberikan kepada personel yang menunjukkan profesionalisme dan dedikasi tinggi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Mewakili Kapolda Jateng, Wakapolda Jateng Brigjen Pol Latif Usman menyerahkan penghargaan secara simbolis kepada tujuh perwakilan penerima.
Di antaranya Kompol Willy Budiyanto yang berprestasi dalam Kejuaraan Karate Kapolri Cup, Aiptu Djudjuk Torsiyanto dari cabang tenis lapangan, Briptu Abi Nidya Irawati dari cabang taekwondo, Iptu Ilham Dewangga Saputra dari cabang menembak, serta Aipda Setyo Purwanto dari cabang bulutangkis.
Sementara dari unsur masyarakat sipil, penghargaan diterima Yunita Ambar Wulandari.
Tak hanya prestasi di arena olahraga, penghargaan juga menjadi bentuk pengakuan terhadap kinerja personel yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Aipda Wisnu Kulantoro bersama tujuh personel lainnya mendapat penghargaan atas performa profesional, humanis dan disiplin dalam menjalankan tugas sebagai operator Pelayanan Masyarakat (Yanmas) SPKT Polda Jateng.
Mewakili Kapolda Jawa Tengah, Brigjen Pol Latif Usman menyampaikan apresiasi kepada seluruh penerima penghargaan. Menurutnya, capaian tersebut merupakan buah dari kerja keras dan pengabdian yang tidak berhenti pada pelaksanaan tugas formal.
“Prestasi yang diukir hari ini adalah bukti nyata dari kerja keras dan pengabdian yang melampaui panggilan tugas. Ini merupakan kontribusi nyata dalam mendukung Asta Cita Presiden menuju Indonesia Emas 2045.”
Salah satu capaian yang mendapat perhatian khusus datang dari tim bulutangkis paralimpik Polda Jateng. Sebanyak 12 atlet berhasil mengantarkan tim menjadi juara umum dalam Kejuaraan Bulutangkis Paralimpik Kapolri Cup 2026.
Dalam kejuaraan tersebut, tim Polda Jateng mampu meraih posisi juara pertama, kedua dan ketiga di berbagai kategori pertandingan.
Wakil Ketua Bidang Pendidikan dan Kesejahteraan NPCI Jawa Tengah, Suwarno, mengapresiasi dukungan Polda Jateng terhadap para atlet. Ia menyebut kepercayaan tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan tim meraih gelar juara umum.
“Alhamdulillah, atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan Polda Jawa Tengah, Tim NPCI Polda Jawa Tengah mampu meraih prestasi sebagai juara umum.”
Prestasi tersebut sekaligus membuka peluang lebih besar bagi atlet-atlet Jawa Tengah untuk berkiprah di level internasional. Dua atlet asal Jawa Tengah, Subhan dari Kabupaten Jepara dan Suryo Nugroho, dijadwalkan memperkuat Indonesia dalam Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang.
Suwarno pun meminta dukungan masyarakat agar kedua atlet tersebut mampu memberikan performa terbaik saat membawa nama Indonesia di kancah internasional.
“Kami mohon doa restu dan dukungan masyarakat agar para atlet yang nanti akan berlaga di kompetisi internasional tersebut dapat memberikan hasil yang terbaik.”
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Yuliyanto menegaskan bahwa penghargaan tidak hanya ditujukan kepada mereka yang menorehkan prestasi di bidang olahraga.
Menurutnya, dedikasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat juga merupakan bentuk prestasi yang memiliki nilai penting bagi institusi kepolisian.
“Penghargaan ini menunjukkan bahwa setiap bentuk pengabdian memiliki nilai. Prestasi di bidang olahraga tentu membanggakan, namun dedikasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat juga merupakan sebuah prestasi yang sangat berarti.”
Ia berharap penghargaan tersebut menjadi pemantik semangat bagi seluruh personel Polda Jateng dan jajaran untuk terus meningkatkan kompetensi, mengembangkan kemampuan, serta memberikan kontribusi terbaik sesuai bidang masing-masing.
Menurut Yuliyanto, ukuran keberhasilan Polri tidak semata ditentukan oleh banyaknya prestasi yang diraih. Lebih dari itu, kompetensi, integritas dan dedikasi personel harus mampu diterjemahkan menjadi pelayanan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Dengan demikian, penghargaan Kapolda Jateng bukan hanya menjadi bentuk apresiasi atas capaian yang telah diraih, tetapi juga menjadi pengingat bahwa setiap pengabdian, baik di arena kompetisi maupun di tengah masyarakat, memiliki peran dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri. (Red – HO Humas Polda Jateng).







