IndonesiaBuzz: Surakarta, 4 Oktober 2026 – Tim SAR gabungan telah mengevakuasi 188 korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 hingga hari ke-21 operasi pencarian dan pertolongan, Sabtu (3/10/26). Dari jumlah tersebut, 108 orang ditemukan dalam kondisi selamat, sedangkan 80 lainnya meninggal dunia.
Meski demikian, sebanyak 55 korban masih dinyatakan hilang dan terus dalam pencarian. Dengan demikian, total penumpang yang tercatat dalam manifes KM Virgo Transport 8 mencapai 243 orang.
Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengatakan operasi pencarian kini memasuki tahap yang semakin kompleks. Tim tidak lagi semata-mata berfokus pada penambahan kekuatan personel, tetapi melakukan evaluasi ulang terhadap kemungkinan lokasi keberadaan 55 korban yang masih belum ditemukan.
“Masih ada 55 korban yang belum ditemukan dari total 243 orang dalam manifes KM Virgo Transport 8,” kata Syafii dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari ke-21 kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu malam, (3/10/26).
Menurut Syafii, setelah dilakukan evaluasi, pencarian kini diarahkan pada sejumlah area yang dinilai berpotensi menjadi lokasi ditemukannya korban. Tim akan menyisir lokasi kejadian, kemungkinan jalur hanyut, area permukaan, hingga wilayah pesisir.
“Fokus operasi pada saat ini bukan lagi pada jumlah kekuatan yang dikerahkan, tetapi bagaimana dapat melakukan reassessment terhadap 55 korban yang masih dalam pencarian,” ujarnya.
Evaluasi Strategi Pencarian
Syafii menjelaskan, evaluasi operasi SAR dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah aspek penting. Setidaknya ada empat hal utama yang menjadi perhatian, yakni perkembangan jumlah korban dan capaian operasi, pelaksanaan penyelaman beserta risiko keselamatan, serta rekomendasi strategi pencarian berikutnya.
Evaluasi tersebut diperlukan karena pencarian telah berlangsung selama 21 hari dan kondisi di lapangan semakin kompleks. Seiring meluasnya area pencarian, metode operasi juga harus disesuaikan dengan kondisi serta kemampuan tim di lapangan.
“Perkembangan saat ini menunjukkan bahwa operasi telah memasuki tahap yang semakin kompleks karena area pencarian semakin luas dan metode pencarian harus disesuaikan dengan kondisi tim di lapangan,” kata Syafii.
Lokasi Awal Kecelakaan
Kecelakaan KM Virgo Transport 8 terjadi di Laut Jawa pada Minggu (13/9/2026). Lokasi awal kejadian berada di koordinat 4°31′ Lintang Selatan dan 114°2′ Bujur Timur.
Titik tersebut berjarak sekitar 81 mil laut dari Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Memasuki hari ke-21, operasi pencarian masih terus dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan informasi, kondisi wilayah pencarian, serta kemungkinan pergeseran korban akibat arus laut.
Basarnas memastikan evaluasi akan terus dilakukan untuk menentukan strategi yang paling efektif dalam menemukan 55 korban yang hingga kini masih dalam pencarian.
Operasi tersebut tetap memperhatikan faktor keselamatan personel, khususnya dalam kegiatan penyelaman dan pencarian di wilayah perairan yang memiliki tantangan semakin kompleks. @yudi






