IndonesiaBuzz: Bojonegoro, 2 Agustus 2025 – Kabupaten Bojonegoro kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Desa Kauman, Kecamatan Bojonegoro Kota, resmi terpilih sebagai finalis Lomba Desa Digital Tingkat Nasional Tahun 2025. Desa ini akan bersaing dengan lima desa lainnya dari berbagai provinsi untuk merebut gelar juara.
Lomba bergengsi tersebut diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Daya Saing Desa dan Daerah Tertinggal, Badan Pengembangan dan Informasi Desa dan Daerah Tertinggal, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) Republik Indonesia.
Proses verifikasi lapangan dan penjurian telah dilaksanakan pada Kamis (31/07/25). Penilaian lomba dilakukan berdasarkan lima indikator, yaitu infrastruktur digital desa, pemanfaatan teknologi dalam layanan publik, pemberdayaan masyarakat melalui teknologi, kreativitas dan inovasi digital, serta aspek keberlanjutan dan pengelolaan teknologi.
Kepala Bidang Pembangunan, Kerja Sama Desa (PKD) dan Teknologi Tepat Guna (TTG) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bojonegoro, Eva Budiarti, menjelaskan bahwa proses penjurian dilakukan secara bertahap dan hasilnya akan menentukan juara nasional.
“Pada 31 Juli lalu sudah dilakukan verifikasi lapangan oleh tim juri. Kita optimis Desa Kauman akan menang,” kata Eva kepada wartawan, Sabtu (2/8/2025).
Sementara itu, Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Bojonegoro, Alit Saksama Purna Yoga, menilai capaian Desa Kauman menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Bojonegoro dalam memperkuat layanan publik berbasis digital.
“Dinas Kominfo akan terus mendampingi dan mendukung target Desa Kauman agar bisa masuk tiga besar nasional,” ujarnya.
Kepala Desa Kauman, Yulia Purwaningtyasari, mengungkapkan pihaknya sudah mempersiapkan seluruh aspek yang dinilai untuk menghadapi penjurian.
“Ini bukan proses instan. Kami sudah menerapkan model pemerintahan terbuka yang seluruh layanannya bisa diakses digital, sehingga memudahkan masyarakat,” tutur Yulia.
Selain pemerintah desa, capaian ini juga mendapat dukungan dari warga. Prawoto (45), salah satu warga Kauman, mengaku merasakan langsung manfaat layanan digital desa.
“Laporannya cepat ditindaklanjuti dan layanannya memuaskan. Warga yakin Kauman bakal jadi juara,” kata Prawoto.
Desa Kauman bersaing dengan lima desa finalis lainnya, yakni Desa Cibiru Wetan (Kabupaten Bandung), Desa Duda Timur (Kabupaten Karang Asem, Bali), Desa Krandegan (Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah), Desa Muaro Singoan (Kabupaten Batang Hari, Jambi), dan Desa Piasan (Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau). (M. Tohir/Koresponden Bojonegoro)







