Indonesiabuzz.com : Jawa Timur, 14 Januari 2026 – Seorang anak yang baru berusia 4 tahun diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh seorang pemuda yang masih bersekolah di Madrasah Tsanawiyah di kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Korban yang kesehariannya tinggal bersama neneknya karena ayah ibunya bekerja di Jakarta tersebut mengeluh kesakitan di bagian sensitifnya kepada nenek dan pamannya. Hal ini kemudian dilaporkan kepada sang ayah.
Sepulang ayah korban dari Jakarta kemudian ayah korban mendatangi terduga pelaku untuk meminta pengakuan, namun terduga pelaku tak mau mengakuinya. Dari situ, keluarga korban mencari bantuan ke Lembaga Perlindungan Anak (LPA) kabupaten Sumenep. Setelah mendapatkan banyak pertimbangan, kemudian pihak keluarga memutuskan untuk melaporkan kejadian tersebut ke pihk kepolisian Polres Sumenep.
Korban kemudian diperiksa secara medis terkait sakit yang dikeluhkan dan dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa korban memang mengalami pelecehan seksual.
“Dari pemeriksaan medis itu, ditemukan kalau anak saya ini sudah menjadi korban pelecehan seksual. Mangkanya dia kesakitan,” ujar ayah korban, Selasa, (13/1/2026).
Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Sumenep, AKP Agus Rusdyanto, membenarkan pihaknya telah menerima laporan dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur tersebut.
“Laporan sudah kami terima dan saat ini masih dalam proses penyelidikan. Kami melakukan penanganan sesuai prosedur yang berlaku, yakni meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk pelapor,” terang Agus singkat. (Ananda-Red)







